Bentuk Perwali Plastik, Dinas Lingkungan Hidup Balikpapan Dapat Dana Insentif Rp 11 Miliar

Atas dasar itu, tahun ini DLH mendapatkan kucuran dana insentif Rp 11 miliar dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK),

Bentuk Perwali Plastik, Dinas Lingkungan Hidup Balikpapan Dapat Dana Insentif Rp 11 Miliar
Tribunkaltim.co/ Siti Zubaidah
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan, Suryanto 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Demi mengurangi sampah plastik, tahun 2018 lalu Pemkot Balikpapan melalui  Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan, mengeluarkan Perwali Nomor 8 tahun 2018 tentang Pengurangan Sampah Plastik.

Atas dasar itu, tahun ini DLH mendapatkan kucuran dana insentif daerah Rp 11 miliar dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Jumat (12/7/2019).

Kepala DLH Balikpapan, Suryanto mengatakan, Kota Balikpapan mendapat dana insentif Rp 11 miliar dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Dana itu, karena Balikpapan membuat Perwali plastik.

"Dana itu masuk tahun ini, rencanannya kita akan membuat Perda, mudah-mudahan dengan adanya Perda ini Pemerintah Pusat bisa memperhatikan lagi," kata Suryanto.

Sementara, dengan diterbitkannya Perwali 2018, pengolaan sampah di Balikpapan kontrubusi baru sekitar Rp 60-70 miliar sedangkan retribusi baru Rp 14 miliar.

"Sekarang punya pemikiran bagaimana dana untuk kebersihan ini bisa dikembalikan dari retribusi. Saya sudah hitung Rp 650 saja perkapita, sehingga jika di rumah tangga ada lima, mungkin bisa bayar Rp 3.000, kalau bisa dikembalikan bisa melampui Surabaya," kata Suryanto.

Tapi lanjut Suryanto, ini baru ide awal karena  timnya masih menghitung bagaimana kebersihan kota ini bisa ditanggung oleh semua masyarakat.

"Sebagian retribusi sampah masih melalui tagihan PDAM yang sebesar Rp 10 miliar pertahun. Tapi ada masyarakat yang tidak berlangganan PDAM itu yang akan kami genjot untuk PAD. Kami masih mencari rumusannya," katanya.

Suryanto pun berharap, Kaltim bisa seperti Kaltara yang memiliki konsep bantuan berbasis lingkungan.

"Mudah-mudahan Kaltim seperti itu, kalau Kaltim seperti Kaltara, karena kebijaksanaan Kota Balikpapan lebih bagus dibanding kota lain," kata Suryanto.

Diharapkan Kementerian Keuangan seperti itu, bisa meminjamkan dana melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), sebab banyak daerah lain meminjam dana melalui tersebut.

Halaman
12
Penulis: Siti Zubaidah
Editor: Samir Paturusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved