Kurang Fasilitas Keamanan dan Keselamatan, Direktur RSJ : Kami Sudah Ajukan di APBD-P

Direktur Rumah Sakit Jiwa (RSJ) AHM Samarinda, dr Hj Padilah Mante Runa mengatakan, persoalan belum tersedianya hydran pemadam kebakaran,

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Direktur Rumah Sakit Jiwa (RSJ) AHM Samarinda, dr Hj Padilah Mante Runa mengatakan, persoalan belum tersedianya hydran pemadam kebakaran,

dan belum lengkapnya pemenuhan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di RSJ AHM Samarinda telah disampaikan kepada DPRD Samarinda.

Sesuai arahan, persoalan itu akan dibahas di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Samarinda tahun 2019.

“Sudah kami sampaikan soal kebutuhan fasilitas keamanan dan keselamatan RSJ kepada dewan. Dan dalam waktu dekat ini, pada saat pembahasan APBD-P akan disampaikan.

Hal ini juga diketahui oleh Wagub Kaltim. Jadi, nanti sama-sama kami mengawal. Semoga saja, tahun ini semua rekomendasi yang disampaikan KARS dapat kita penuhi,” ujarnya.

“Bahkan, saat kita lakukan pembahasan awal bersama dewan, dalam hal ini Komisi IV DPRD Kaltim mereka sudah sepakat dan menyetujui soal pemenuhan kebutuhan yang dapat dikatakan sangat mendesak untuk RSJ AHM Samarinda. Ya nanti kita lihat saja saat pembahasan APBD-P,” lanjutnya.

Ditanya soal komitmen RSJ AHM Samarinda agar segera memenuhi rekomendasi KARS, Padilah menegaskan, meskipun upayanya memenuhi hambatan.

Namun, ia akan terus berusaha mewujudkan apa yang telah direkomendasikan oleh KARS.

“Terlebih, dengan cita-cita Pak Wagub soal RSJ AHM Samarinda menjadi rujukan untuk wilayah Indonesia timur kami akan upayakan.

Untuk bisa meraih itu, maka apa yang direkomendasikan oleh KARS harus segera dipenuhi. Paling besar perhatian kami, adalah upaya penambahan SDM sesuai kompetensinya. Sebab, perjuangan ini harus sampai di pusat,” tuturnya. (*)

Halaman
12
Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved