Prabowo Subianto dan Habib Rizieq Shihab Diduga Punya Perjanjian, Jokowi Jadi Sulit Rekonsiliasi

Permintaan pemulangan Habib Rizieq Shihab menjadi penghalang rekonsiliasi antara Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto

Prabowo Subianto dan Habib Rizieq Shihab Diduga Punya Perjanjian, Jokowi Jadi Sulit Rekonsiliasi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Rizieq Shihab saat tiba untuk menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (1/2/2017). Rizieq Shihab diperiksa terkait kasus dugaan makar untuk tersangka Sri Bintang Pamungkas dan Rachmawati Soekarnoputri. 

TRIBUNKALTIM.CO  - Prabowo Subianto dan Habib Rizieq Shihab Diduga Punya Perjanjian, Jokowi Jadi Sulit Rekonsiliasi.

Diketahui, beberapa pihak meminta Presiden Jokowi memulangkan Habib Rizieq Shihab dari Arab Saudi, sebagai syarat rekonsiliasi dengan Prabowo Subianto.

Permintaan inilah yang membuat rekonsiliasi pasca-putusan Mahkamah Konstitusi, antara Jokowi dan Prabowo Subianto batal terwujud.

Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf menduga ada perjanjian atau deal khusus antara Prabowo Subianto dan Rizieq Shihab, hingga meminta pemerintah memulangkan Imam Besar FPI itu sebagai syarat rekonsiliasi.

Dilansir dari Tribunnews.com, Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Arya Sinulingga mengatakan, Presiden Jokowi telah menyampaikan kesediaannya bertemu Prabowo Subianto.

Namun Arya mengatakan, sejauh ini kubu tidak direspon dengan baik.

"Pak Jokowi kan (bilang), ayo dimana? Kapan? Tempat terserah?

Yang ngambang terus kan Pak Prabowo.

Saya khawatir pendukungnya beliau menahan terus," tutur Arya di Jakarta, Jumat (12/7/2019).

Dia mengatakan, syarat rekonsiliasi antara Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto dengan memasukan nama Rizieq Shihab untuk dipulangkan ke Indonesia, menimbulkan pertanyaan semua pihak.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved