Berita Pemkab Kutai Barat

Sampaikan Rencana 2020, Pemkab Kembali Fokus Bangun Konektivitas Infrastruktur Jalan

pembangunan infastruktur dasar publik yang semakin merata ke seluruh wilayah Kubar (kecamatan dan kampung) jadi fokus pemkab

Sampaikan Rencana 2020, Pemkab Kembali Fokus Bangun Konektivitas Infrastruktur Jalan
HUMASKAB KUBAR
Wakil Bupati Kutai Barat Edyanto Arkan menyerahkan KUA dan PPAS RAPBD 2020 kepada pimpinan DPRD Kubar usai membacakan nota pengantar KUA dan PPAS pada Rapat Paripurna DPRD Kubar di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Kubar, Rabu (10/7/2019). 

SENDAWAR - Wabup Kubar Edyanto Arkan mengatakan secara garis besar program prioritas pembangunan pemerintah daerah pada 2016-2021 tetap fokus pada peningkatkan pembangunan infastruktur dasar publik yang semakin merata ke seluruh wilayah Kubar (kecamatan dan kampung).

Meningkatkan sumberdaya manusia dan reformasi tata kelola pemerintahan. meningkatkan ekonomi kerakyatan, penanggulangan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat lokal, meningkatkan penerapan nilai keagamaan, budaya luhur dan hubungan sosial masyarakat.

Berikutnya, meningkatkan peran kampung, pemuda dan perempuan dalam pembanguan masyarakat.

"Rancangan kebijakan umum APBD (KUA) dan rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2005-2025 dan RPJMD 2016-2021 dan Permendagri Nomor 86 tahun 2017," tegas Wabup pada Rapat Paripurna DPRD Kubar Penyampaian Nota Pengantar KUA dan PPAS RAPBD 2020, di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Kubar, Rabu (10/7/2019).

Wabup menambahkan sejalan dengan program prioritas pembangunan daerah yang disampaikan ini, maka dengan memperhatikan sumber daya yang tersedia dan mempertimbangkan keberhasilan pelaksanaan pembangunan yang telah dicapai pada tahun sebelumnya.

Memperhatikan berbagai masalah dan tantangan yang dihadapi pada pelaksanaan pembangunan mendatang, maka prioritas pembangunan pada tahun anggaran 2020 dan hasil konsultasi publik dalam musrenbang RKPD dititik beratkan pada peningkatan konektivitas melalui pemenuhan infrastruktur jalan dan jembatan.

Lalu, peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan, peningkatan perekonomian masyarakat melalui optimalisasi pengelolaan sektor pertanian, IKM dan pariwisata dalam skema ekonomi hijau, serta peningkatan kualitas pelayanan publik melalui peningkatan tata kelola pemerataan.

Wabup juga memaparkan rancangan KUA dan rancangan PPAS APBD 2020 ini telah melalui proses pendahuluan meliputi, penyusunan RKPD 2020. Evaluasi terhadap kondisi penerimaan pendapatan dan belanja selama kurun waktu dari Januari sampai akhir Juni 2019.

Proyeksi penerimaan yang besumber dari dana perimbangan, dana alokasi umum (DAU), dana alokasi khusus (DAK), pendapatan asli daerah (PAD) dan lain-lain pendapatan yang sah serta bantuan keuangan provinsi, adalah perhitungan proyeksi 2020 yang masih bersifat sementara. (hms6)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved