Soal Kekurangan SDM di RSJ Atma Husada Mahakam Samarinda, Wagub: Formasi Pegawai Selalu tak Sesuai

Persoalan itu selalu kita sampaikan kepada pemerintah pusat. Bukan hanya disampaikan ke Kemenkes saja, kita juga sampaikan kepada Kementrian PAN-RB

Soal Kekurangan SDM di RSJ Atma Husada Mahakam Samarinda, Wagub: Formasi Pegawai Selalu tak Sesuai
Tribunkaltim.co, Purnomo Susanto
TEMUI KARS - Wagub Kaltim saat menemui dan berdiskusi dengan Tim Survey KARS beberapa waktu lalu di RSJ AHM Samarinda. Foto diabadikan beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kekurangan Pegawai sesuai kompetensi di Rumah sakit Jiwa (RSJ) Atma Husada Mahakam (AHM) Samarinda selalu saja menjadi temuan Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) saat melaksanakan akreditasi di satu-satunya RSJ di Kaltim ini.

Hal tersebut, terbukti dengan selalu dikeluarkannya rekomendasi dan catatan dari KARS soal kekurangan pegawai.

Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim Hadi Mulyadi mengungkapkan, persoalan kekurangan pegawai pada RSJ Atma Husada Samarinda ini selalu disampaikan Pemprov Kaltim kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Namun, pada perjalanannya selalu saja formasi yang disampaikan berbeda dengan formasi yang diminta.

“Persoalan itu selalu kita sampaikan kepada pemerintah pusat. Bukan hanya disampaikan ke Kemenkes saja, kita juga sampaikan kepada Kementrian PAN dan RB (Kemenpan RB) soal agar dapat diberikannya formasi sesuai permintaan kami di daerah,” ujar Wagub Kaltim Hadi Mulyadi saat diwawancara tribunkaltim.co.

Wagub Kaltim Hadi Mulyadi
Wagub Kaltim Hadi Mulyadi (Tribunkaltim.co, Purnomo Susanto)

“Akan tetapi, saat formasi diturunkan oleh pemerintah pusat tidak pernah kita dapatkan formasi yang kita minta. Artinya, untuk memperjuangkan hal ini agar tidak menjadi catatan KARS sudah kami upayakan.

Hanya saja, kondisi di pusat yang kami belum tahu. Padahal, sudah berkali-kali kita ajukan. Tapi, selalu saja kondisi yang kita hadapi sama,” lanjut Wagub Kaltim Hadi Mulyadi.

Prrsoalan seperti ini, beber Wagub Kaltim Hadi Mulyadi, bukan hanya dialami oleh RSJ AHM Samarinda saja. Melainkan, dialami hampir seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dI lingkungan Pemprov Kaltim.

Bahkan menurut Wagub Kaltim Hadi Mulyadi, pengajuan kebutuhan pegawai yang disampaikan kepada pemerintah pusat berubah total.

“75 persen berubah, saat formasi itu sampai kepada kami. Jadi, persoalan ini sebenarnya turunnya bukan dari kami. Oleh karena itulah, sampai sekarang RSJ Atma Husada Mahakam Samarinda ini selalu mengalami kekurangan pegawai yang berkompeten. Seperti yang disampaikan oleh KARS,” paparnya. (M Purnomo Susanto)

Halaman
12
Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved