Ibu Kota Baru

Tetangga Kalimantan Timur Gregetan jadi Ibu Kota Baru Indonesia, Aji Sofyan Effendi: 27 Juli Nanti

Rencana pemindahan ibu kota Indonesia mulai diperbincangkan, Presiden Joko Widodo pun sudah memilih Ibu Kota Baru satu diantaranya Kalimantan Timur

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Rencana pemindahan ibu kota Indonesia mulai ramai diperbincangkan, Presiden Joko Widodo pun sudah memilih Ibu Kota Baru, menunjuk daerah di luar Pulau Jawa sebagai pilihan lokasi Ibu Kota Baru. Wilayah Kalimantan jadi pilihan Ibu Kota Baru. 

Daerah Kalimantan yang dipilih itu ada dua, Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah. Kepastian pemindahan ibu kota Indonesia di Kalimantan sudah jelas, ini direstui secara langsung oleh Presiden Joko Widodo, termasuk Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Mengenai pemindahan ibu kota Indonesia pun sempat dibahas juga di kalangan masyarakat di Kalimantan Timur, belum lama ini dibahas kalangan akademisi soal Ibu Kota Baru yang bakal memilih antara di Kalimantan Timur atau di Kalimantan Tengah. 

Satu di antaranya ialah Aji Sofyan Effendi, ekonom dari Universitas Mulawarman Kalimantan Timur yang juga dikenal sebagai analisis dan pengamat ekonomi Kalimantan Timur.

Waktu itu dalam acara diskusi yang membahas mengenai Kontribusi Kegiatan Usaha Hulu Migas sebagai Penggerak Perekonomian Pengembangan Industri di Daerah di Hotel Grand Jatra Balikpapan, Kamis (11/9/2019).

Diskusi itu, Aji Sofyan Effendi, singgung mengenai Ibu Kota Baru yang memilih Kalimantan Timur atau Kalimantan Tengah. Soal rencana pemindahan ibu kota Indonesia, jelas saja Aji Sofyan Effendi soroti sepak terjang Kalimantan Timur dalam sambut usulan dari Presiden Joko Widodo dan Bappenas mengenai Ibu Kota Baru. 

"Saya berfikir bahwa ini sebuah hal yang patut untuk diperjuangkan, karena yang namanya pemindahan ibu kota Indonesia (negara) itu bukan hanya sekedar program dari Pemerintah Pusat saja, namun kemampuan untuk diperjuangan (oleh Kalimantan Timur)," tegas Aji Sofyan Effendi yang saat itu mengenakan kemeja batik coklat. 

Hal yang paling mendasar, kata Aji Sofyan Effendi, kurang aktifnya peran dari pemerintah daerah Kalimantan Timur dalam sambut rencana pemindahan ibu kota Indonesia.

Kesan selama ini, ujar Aji Sofyan Effendi, terlihat Pemprov Kalimantan Timur bersikap santai, adem ayem, tidak ada semangat gairah untuk berusaha menjadikan Kalimantan Timur jadi pilihan lokasi Ibu Kota Baru bagi Republik Indonesia.

Menurut Aji Sofyan Effendi, melihat tetangga dari Kalimantan Timur yang menjadi pesaing calon wilayah Ibu Kota Baru, terlihat jauh lebih gencar mengincar jadi lokasi Ibu Kota Baru, begitu ada wacana pemindahan ibu kota Indonesia, si tetangga Kalimantan Timur ini langsung inisiatif memberikan rasa kepercayaan diri dipilih jadi Ibu Kota Baru. 

Halaman
1234
Penulis: Budi Susilo
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved