Gakkum LHK Wilayah Kalimantan Sita Ribuan Potong Kayu Olahan Ilegal di Nunukan, 3 Pelaku Diamankan

Penyidik menetapkan ketiga orang itu sebagai tersangka dan mengamankan ribuan potong kayu olahan serta 2 unit circle saw sebagai barang bukti.

Gakkum LHK Wilayah Kalimantan Sita Ribuan Potong Kayu Olahan Ilegal di Nunukan, 3 Pelaku Diamankan
HO Gakkum LHK
Penyidik SPORC Brigade Enggang Seksi Wilayah II Samarinda, Balai Gakkum LHK Wilayah Kalimantan hari Rabu (10/7/2019) sekitar pukul 9.30 Wita mengamankan 3 aktor intelektual illegal logging di Nunukan. 

TRIBUNKALTIM.CO - Penyidik SPORC Brigade Enggang Seksi Wilayah II Samarinda, Balai Gakkum LHK Wilayah Kalimantan hari Rabu (10/7/2019) sekitar pukul 9.30 Wita mengamankan 3 aktor intelektual illegal logging.

Tiga pelaku yang berinisial N (51) asal Nunukan, Y (57) asal Balikpapan dan RH (56) asal Nunukan, diamankan di Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara.

Penyidik menetapkan ketiga orang itu sebagai tersangka dan mengamankan ribuan potong kayu olahan serta 2 unit circle saw sebagai barang bukti.

Ketiga tersangka ditahan di Rutan Polresta Samarinda.

Barang bukti yang diamankan berupa 2 lokasi penampungan/penumpukan kayu olahan, 2.089 potong sortimen papan/balok kayu olahan (44 meter kubik) berbagai jenis dan ukuran, serta 2 unit circle saw.

Kayu olahan dititipkan ke KPHP Nunukan, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Utara.

Penyidik SPORC Brigade Enggang Seksi Wilayah II Samarinda, Balai Gakkum LHK Wilayah Kalimantan hari Rabu (10/7/2019) sekitar pukul 9.30 Wita mengamankan 3 aktor intelektual illegal logging di Nunukan.
Penyidik SPORC Brigade Enggang Seksi Wilayah II Samarinda, Balai Gakkum LHK Wilayah Kalimantan hari Rabu (10/7/2019) sekitar pukul 9.30 Wita mengamankan 3 aktor intelektual illegal logging di Nunukan. (HO Gakkum LHK)

Penyidik Kementerian LHK menjerat ketiga tersangka dengan Pasal 83 Ayat 1 Huruf b Jo. Pasal 12 Huruf e Undang-Undang No 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan dengan ancaman pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun, denda paling sedikit Rp 500 juta dan paling banyak Rp 2,5 miliar.

Penyidik SPORC Brigade Enggang Seksi Wilayah II Samarinda, Balai Gakkum LHK Wilayah Kalimantan hari Rabu (10/7/2019) sekitar pukul 9.30 Wita mengamankan 3 aktor intelektual illegal logging di Nunukan.
Penyidik SPORC Brigade Enggang Seksi Wilayah II Samarinda, Balai Gakkum LHK Wilayah Kalimantan hari Rabu (10/7/2019) sekitar pukul 9.30 Wita mengamankan 3 aktor intelektual illegal logging di Nunukan. (HO Gakkum LHK)

Kasus ini bermula dari laporan masyarakat pada hari Jumát, 5 Juli 2019 sekira pukul 10.20 WITA yang menyampaikan ada aktivitas penampungan dan perdagangan kayu olahan ilegal di Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara.

Warga Nunukan dan Malinau Perbatasan Indonesia Malaysia Serahkan 160 Senjata Api, Begini Alasannya

Subsidi Ongkos Angkut Barang Mulai Jalan, Rute Nunukan-Seimenggaris Sudah 60 Persen

Pada hari Sabtu, 6 Juli 2019, Balai Gakkum Kalimantan menurunkan tim untuk memverifikasi laporan tersebut di lapangan.

Pada hari Rabu, 10 Juli 2019, sekira pukul 9.30 Wita, tim SPORC Brigade Enggang Kaltim menggerebek dua usaha penampungan dan perdagangan kayu olahan ilegal tersebut.

Halaman
12
Editor: Kholish Chered
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved