Ibu Kota Baru

Ibu Kota Baru Indonesia di Kalimantan Timur? Aji Sofyan Effendi: Kandungan Air Bukit Soeharto Bagus

Dari sisi geografis, Kalimantan Timur dinilia cocok untuk dijadikan calon Ibu Kota Baru. Bukit Soeharto masuk dalam radar Presiden Joko Widodo.

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Isu pemindahan ibu kota Indonesia mulai ramai diperbincangkan oleh masyarakat di tempat lokasi calon pemindahan ibu kota Indonesia.

Yakni satu di antaranya masyarakat di Kalimantan Timur, mulai muncul diskusi-diskusi yang bertemakan Ibu Kota Baru Republik Indonesia.

Belum lama ini Presiden Joko Widodo termasuk Bappenas sudah memberikan lampu hijau jika pemilihan Ibu Kota Baru berada di luar Pulau Jawa.

Dan sebagai langkah awal, Presiden Joko Widodo bersama dengan Menteri Bappenas mengunjungi ke lokasi calon Ibu Kota Baru Indonesia di Pulau Kalimantan.

Daerah yang dikunjungi oleh Presiden Joko Widodo ini ada dua daerah yakni Kalimantan Timur dan tetangganya, Kalimantan Tengah.

Saat menginjak daratan Kalimantan Timur, Presiden Joko Widodo sambangi lokasi daratan Tahura Bukit Soeharto di Kutai Kartanegara, dekat Kota Balikpapan.

Kunjungan itu, menurut Bappenas sebagai tinjauan lapangan ke Bukit Soeharto sebagai lokasi calon Ibu Kota Baru Indonesia, nantinya.

Hal ini menandakan, bahwa Bukit Soeharto masuk dalam radar Presiden Joko Widodo, telah dimasukan dalam daftar Bappenas sebagai kajian lokasi calon Ibu Kota Baru.

Dari sisi geografis, Kalimantan Timur dinilai cocok untuk dijadikan calon Ibu Kota Baru.  

Tapi di sisi lain, yang sebutkan lokasi di Tahura Bukit Soeharto, Kalimantan Timur ada kekurangan. 

Ya kekurangan dalam hal krisis air, sungguh sukar untuk mendapatkan air tanahnya?

TAHURA BUKIT SOEHARTO - Jalan Tol Balikpapan Samarinda membelah Tahura Bukit Soeharto di titik KM 35 Jalan Tol Balikpapan Samarinda, Selasa (7/5/2019). Lokasi ini digadang-gadangkan jadi Ibu Kota Baru Indonesia.
TAHURA BUKIT SOEHARTO - Jalan Tol Balikpapan Samarinda membelah Tahura Bukit Soeharto di titik KM 35 Jalan Tol Balikpapan Samarinda, Selasa (7/5/2019). Lokasi ini digadang-gadangkan jadi Ibu Kota Baru Indonesia. (Tribunkaltim.co / Fachmi Rahman)

Pasokan air tanah sangat dibutuhkan, keberadaan air bersih dianggap penting bagi keberadaan Ibu Kota Baru, Indonesia.

Setidaknya Ibu Kota Baru bukan saja sebatas didukung infrastruktur lengkap tetapi mesti diimbangi juga dengan ketersediaan air tanah atau air bersih, sebab air itu sumber kehidupan bagi manusia, bahkan mahkluk hidup lainnya seperti satwa dan flora.

Baca juga :

Pemindahan Ibu Kota Negara Jangan Hanya Wacana, Sejumlah Elemen Masyarakat Kaltim Siapkan Gerakan

Pastikan Keamanan Wilayah Ibu Kota Negara, Zairin : 5 Hari Bappenas Akan Cek Lokasinya di Kaltim

Menanggapi hal itu, Aji Sofyan Effendi, akademisi dari Universitas Mulawarman, menyatakan, Tahura Bukit Soeharto di Kalimantan Timur itu menyimpan kandungan air tanah yang banyak, tidak akan mengalami kekurangan.

Hal ini Aji Sofyan Effendi pastikan pada beberapa saat yang lalu, Aji Sofyan Effendi berbincang dengan para peneliti di Bukit Soeharto.

Disebutkan bahwa Bukit Seoharto itu punya kandungan air yang baik.

Para peneliti ini sudah bertahun-tahun mendalami dan mengenali Bukit Soeharto, punya kandungan air yang bisa dibilang tidak akan membuat khawatir.

“Kandungan air di Tahura Bukit Soeharto itu besar. Itu yang hari kita katakan ke Bappenas disana,” tegas Aji Sofyan Effendi.

Sempat sebelum itu, ada muncul kekhawatiran, lokasi calon Ibu Kota Baru Indonesia di Pulau Kalimantan seperti Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah, punya kekurangan dalam hal pasokan air bersih.

Namun, tegas Aji Sofyan Effendi, tidak dialami oleh Kalimantan Timur.

Keberadaan lokasi Tahura Bukit Soeharto di Kutai Kartanegara Kalimantan Timur bisa dipastikan memiliki pasokan air yang melimpah sebagai satu di antara mendukung keberadaan Ibu Kota Baru nantinya.

Tidak perlu lagi khawatir akan adanya pasokan kebutuhan air.

DISKUSI SKK MIGAS - Dosen Fakultas Ekonomi Unmul Aji Sofyan Effendi memberikan pemaparan di depan peserta diskusi Kontribusi Kegiatan Usaha Hulu Migas sebagai Penggerak Perekonomian Pengembangan Industri di Daerah di Hotel Grand Jatra Balikpapan, Kamis (11/7/2019).
DISKUSI SKK MIGAS - Dosen Fakultas Ekonomi Unmul Aji Sofyan Effendi memberikan pemaparan di depan peserta diskusi Kontribusi Kegiatan Usaha Hulu Migas sebagai Penggerak Perekonomian Pengembangan Industri di Daerah di Hotel Grand Jatra Balikpapan, Kamis (11/7/2019). (TribunKaltim.Co/Fachmi Rachman)

“Daerah Kalimantan Timur itu lebih unggul dari daerah lainnya. Meski nanti usulan pemindahan ibu kota Indonesia harus diambil diputuskan kebijakan dan keputusan politiknya di pusat sana,” kata Aji Sofyan Effendi.

Baca juga :

BAPPENAS UNGKAP Alasan Dibalik Rencana Pemindahan Ibu Kota Indonesia ke Luar Jawa

Tetangga Kalimantan Timur Gregetan jadi Ibu Kota Baru Indonesia, Aji Sofyan Effendi: 27 Juli Nanti

Menatap Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur maka melalui Ikatan Putra Daerah Peduli Kalimantan Timur akan membentuk gerakan persatuan masyarakat Kalimantan Timur yang akan turut serta bersama pemerintah daerah Kalimantan Timur untuk berupaya menjadikan Kalimantan Timur sebagai lokasi Ibu Kota Baru, Indonesia.

Kepada Tribunkaltim.co, M Fauzi A Bahtar, Ketua Ikatan Putra Daerah Peduli atau IPDP Kalimantan Timur, menuturkan, dalam waktu dekat ini akan ada pertemuan seluruh elemen masyarakat di Kalimantan Timur, menyatukan niat dan gerak mendukung kesuksesan Kalimantan Timur menjadi Ibu Kota Baru bagi Indonesia.

“Bersepakat akan bentuk presidium, menyatukan suara ke pemerintah pusat. Kantor kami pun siap dipakai buat konsolidasi dan rapat tentang pemindahan ibu kota Indonesia,” ungkapnya.

Nanti perlu ada diskusi secara intensif dan masif, membahas soal pemindahan ibu kota Indonesia dengan proyeksi Kalimantan Timur menjadi pilihan yang tepat sebagai lokasi Ibu Kota Baru, Indonesia.

“Hasil-hasil dari diskusi, aspirasi yang masuk, akan dijadikan rekomendasi buat pematangan pemindahan ibu kota Indonesia. Hasil-hasil diskusi akan disampaikan ke pemerintah pusat,” tegasnya.

Hal senada disampaikan oleh Ketua IPDP Kota Samarinda Kalimantan Timur, Apri Gunawan, menegaskan, elemen anak muda di Kota Samarinda sudah sangat siap mendukung penuh keberadaan Kalimantan Timur, Bukit Soeharto jadi lokasi Ibu Kota Baru untuk Indonesia tercinta.

“Kami anak-anak muda siap bergerak dukung pemindahan ibu kota Indonesia. Semua elemen pastinya juga ikut mendukung adanya pemindahan ibu kota Indonesia ke Kalimantan Timur,” ujarnya.

Menurut dia, IPDP Kota Samarinda Kalimantan Timur pun tak ragu lagi mendukung adanya Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur. Sebaliknya, masyarakat Kalimantan Timur ingin pemindahan ibu kota Indonesia mesti terwujud, Kalimantan Timur dipilih jadi lokasi Ibu Kota Baru bagi Indonesia.

“Kami kawal gerakan pemindahan ibu kota Indonesia ke Kalimantan Timur. Kami kawal di parlemen, sampai ke eksekutif di daerah sampai di pusat. Kalau perlu bahkan kami akan perjuangkan sampai datang ke Jakarta,” tegas Apri, yang wakili IPDP Samarinda, Kalimantan Timur.

Kepercayaan diri Kalimantan Timur jadi Ibu Kota Baru tentu saja ada alasan mendasar, bukan aspirasi yang sebatas tanpa faktor pendukung. Keberadaan Kalimantan Timur jadi Ibu Kota Baru tentu saja melihat dalam kaca mata kemampuan bukan karena kenginan yang sebatas omong kosong, sebab Kalimantan Timur itu secara nyata, ada daya dukung yang maksimal jadi Ibu Kota Baru.

Ini diungkapkan oleh Aji Sofyan Effendi, ahli ekonomi Kalimantan Timur dari Universitas Mulawarman Samarinda, yang belum lama ini pernah bersua dengan Kepala Staf Kepresidenan RI, Moeldoko dan Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro.

Pertemuan Aji Sofyan Effendi bersama Staf Kepresidenan dan Pimpinan Bappenas tersebut membahas soal pemindahan ibu kota Indonesia yang wacananya akan ke Kalimantan Timur.

Saat dalam pembahasan, dari Bappenas sendiri menyatakan, Kalimantan Timur memang ideal jadi lokasi Ibu Kota Baru Indonesia. Dibandingkan dengan Kalimantan Tengah, jelas Kalimantan Timur lebih pas jadi tempat Ibu Kota Baru.

Secara infrastruktur Kalimantan Timur, di antaranya, ada pelabuhan laut yang memadai dan besar, termasuk ada bandara internasional di Kota Balikpapan, ada lajur jalan tol Balikpapan Samarinda dan daya dukung kegiatan ekonomi pun sudah mulai lebih bagus.

“Sempat terungkap dari pusat, yang memberi penilaian kepada Kalimantan Timur, jika Kalimantan Timur itu punya sisi lebih ketimbang Kalimantan Tengah,” ungkap Aji Sofyan Effendi.

Di tempat terpisah, belum lama ini, Wakil Walikota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menyatakan hal serupa.

Diskusi bertema 'Menyongsong Provinsi Kalimantan Timur Sebagai Ibu Kota Baru NKRI', Jumat (12/7/2019) malam. Diskusi yang digelar IPDP Kalimantan Timur.
Diskusi bertema 'Menyongsong Provinsi Kalimantan Timur Sebagai Ibu Kota Baru NKRI', Jumat (12/7/2019) malam. Diskusi yang digelar IPDP Kalimantan Timur. (Tribunkaltim.co, Nalendro Priambodo)

Nah, Kota Balikpapan yang dekat dengan Bukit Soeharto pun merasa, setuju jika pemindahan ibu kota Indonesia berada di Kalimantan Timur.

Politisi dari Partai Golkar tersebut ungkapkan kepada Tribunkaltim.co, bahwa Kalimantan Timur itu sudah sempurna jadi lokasi Ibu Kota Baru jika dibandingkan dengan daerah tetangga seperti Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat.

“Secara fasilitas saranannya di Kalimantan Timur jauh lebih sempurna, tentunya tidak menunggu lama lagi ( Ibu Kota Baru ) untuk fasilitas dan transportasinya,” ujarnya kepada Tribunkaltim.co

Selain itu, melihat keadaan geografis di Kalimantan Barat pelabuhannya hanya sungai sama halnya dengan di Kalimantan Tengah, yang pengiriman barang hanya akses melalui sungai saja.  Berbeda halnya dengan Kalimantan Timur, lebih mantap dari dua daerah tetangga.

“Yang paling strategis adalah Kalimantan Timur, khususnya di Kota Balikpapan. Dimana ada pelabuhannnya yang berhadapan langsung atau berhubungan dengan perdagangan laut internasional,” ujar pria yang berlatarbelakang pengusaha di Balikpapan ini.

(Tribunkaltim.co/BudiSusilo)

Subscribe Official YouTube Channel Tribunkaltim.co:

Seleksi P3K/PPPK 2019 Duluan dari CPNS, yang Lulus Masih Bisa Ikut CPNS 2019? Begini Ketentuannya

Tak Pinjam Uang Tiba-tiba Ada Tagihan Rp8juta dari Bank, Puluhan Warga Syok dan Mengadu ke Ketua RT

Lagi, Hubungan Terlarang Saudara Kandung Terjadi di Lampung Utara, Tercium Setelah Sang Adik Hamil

BERIKUT Nama MENTERI yang Mungkin Tinggalkan Kabinet JOKOWI, dari Kena Tegur hingga Terkait Korupsi

8 IDOL KPOP Selain Mina TWICE yang Juga Alami Gangguan Kesehatan Mental, Ada Suga BTS hingga IU

Penulis: Budi Susilo
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved