Pembunuh di Banten Ini Pura-pura Terikat dan Terluka untuk Kelabui Petugas, Terungkap Gara-gara Ini

Sang pembunuh yang mengalami luka di beberapa bagian tubuh, lantas dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

Pembunuh di Banten Ini Pura-pura Terikat dan Terluka untuk Kelabui Petugas, Terungkap Gara-gara Ini
(Dok. Wakapolres Lebak Kompol Wendy Andrianto)
Polres Lebak saat ekspose kasus pembunuhan Endang Hidayat, Jumat (12/7/2019) 

TRIBUNKALTIM.CO - Seorang pria bernama Angga Wijaya (AW) di Kabupaten Lebak, Banten berpura-pura menjadi korban pembunuhan untuk mengelabui warga dan petugas kepolisian.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (9/7/2019) dini hari saat warga BTN Mandala, Desa Kaduagung Tengah Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak digegerkan dengan penemuan dua orang bersimbah darah di sebuah rumah kontrakan.

Saat dievakuasi oleh pihak kepolisian setempat, diketahui satu orang bernama Endang Hidayat, sudah tewas.

Sementara, Angga Wijaya dalam keadaan kritis dengan kaki dan tangan terikat.

Angga yang mengalami luka di beberapa bagian tubuh, lantas dilarikan ke rumah sakit RSUD dr Adjidarmo untuk mendapatkan perawatan intensif.

Hingga akhirnya, 12 jam kemudian, terkuak jika Angga adalah pelaku pembunuh Endang.

Terbongkarnya akting Angga setelah polisi berhasil menangkap satu pelaku pembunuh Endang lainnya, yakni Septian Maulana (SM) alias Cepi di sebuah kebun tidak jauh dari lokasi pembunuhan.

Kepada petugas Polres Lebak, Cepi mengaku jika dirinya diperintah oleh Angga untuk membunuh Endang.

"Setelah diinterogasi intensif akhirnya SM mengaku diperintah oleh AW, ada bukti kontak-kontakan di handphone. Kami periksa AW juga, ada pengakuan, langsung kami jemput dari rumah sakit," kata Wakapolres Lebak Kompol Wendy Andrianto kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Jumat (12/7/2019).

Motif kedua pelaku membunuh Endang, kata Wendy, didasari oleh sakit hati lantaran uang kiriman orang tua Angga di Arab Saudi yang ditransfer melalui Endang, tidak pernah sampai ke tangan Angga.

Halaman
1234
Editor: Doan Pardede
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved