Soal Pengganti SBY sebagai Ketum Demokrat, Pakde Karwo Sebut Harus Sosok Muda, Ini Pertimbangannya

Pakde Karwo menolak jika dirinya disebut akan menggantikan SBY di kursi Ketum Demokrat. Namun, Pakde Karwo punya kriteria yang akan diusung saat KLB

Soal Pengganti SBY sebagai Ketum Demokrat, Pakde Karwo Sebut Harus Sosok Muda, Ini Pertimbangannya
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Timur, Soekarwo berorasi usai dilantik oleh Sekjen DPP PD Hinca Panjaitan di Gedung JX International, Minggu (8/1). 

Nama-nama selain AHY itu di antaranya adalah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto; eks Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, eks Ketua Fraksi PDI-P Puan Maharani, dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahean mengatakan, masuknya AHY jadi nama potensial di Pilpres 2024 adalah harapan besar bagi partai dan kader.

Tentu saja, kata dia, hal itu dapat dipandang sebagai kesempatan besar Partai Demokrat kembali memimpin Indonesia.

"Sebagaimana selama 10 tahun SBY memerintah.

Dan tentu cita-cita Partai Demokrat akan memberikan yang lebih baik lagi," ujar Ferdinand kepada Kompas.com, Jumat (5/7/2019), dikutip TribunJabar.id pada Sabtu (6/7/2019).

Lebih lanjut ia mengatakan, AHY memang sudah menunjukkan kualitasnya sebagai calon pemimpin.

Ferdinand menyoroti AHY saat menjadi kandidat Pilkada DKI Jakarta dan jadi cawapres potensial di Pilpres 2019.

"AHY adalah masa depan Partai Demokrat dan akan ajadi bagian dari masa depan bangsa ke depan," ujarnya.

Terkait persiapan AHY di Pilpres 2024, Ferdinand mengatakan, Partai Demokrat belum mempersiapkannya.

Namun, menurutnya, AHY akan jadi calon pimpinan bangsa seiring berjalannya waktu.

"Biarlah waktu yang mempersiapkan AHY," kata Ferdinand.

Baru-baru ini kisruh internal Partai Demokrat mencuat setelah Forum Komunikasi Pendiri dan Deklarator (FKDP) Partai Demokrat buka suara.

AHY Masih Di Bawah Bayang SBY, Pakde Karwo dan Darmizal Dijagokan Jadi Menteri Jokowi dari Demokrat

TERPOPULER - Posisinya Mulai Digoyang Para Pendiri Demokrat, Jalan Terjal AHY Maju Capres 2024?

Ketum Cendikiawan Muslim Soroti Rencana Bergabungnya Demokrat dan PAN ke Koalisi Pemerintah

Putra Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY pun termasuk menjadi sasarannya.

Posisi AHY sebagai Kogasma Partai Demokrat disebut ilegal karena tak ada dalam AD/ART kepengurusan.

Selain itu, keberadaan Kogasma itu dinilai tak berdampak besar terhadap hasil Pemilu 2019.

Hal ini disebabkan perolehan suara partai yang dipimpin SBY anjlok pada Pemilu 2019.

Namun, kini tudingan tersebut dipatahkan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan.

Melalui keterangan tertulis di laman resmi Partai Demokrat, lembaga Kogasma disebut legal sesuai spirit AD/ART.

Penetapan lembaga yang dikerahkan AHY itu berdasarkan rapat pengurus DPP Partai Demokrat pada 9 Februari 2018.

Menurut Hinca Pandjaitan, dibentuknya Kogasma ini memang untuk menjawab kebutuhan Partai Demokrat untuk pemenangan pada Pemilu 2019.

Oleh karena itu, ia menyebut Kogasma itu ilegal merupakan tudingan yang tak berdasar.

"Tudingan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang menilai Kogasma ilegal merupakan tudingan yang keliru dan tidak berdasar," ujarnya. (*)

Subscribe Official YouTube Channel:

Baca juga:

JOKOWI DAN PRABOWO Bertemu, Dahnil Anzar Simanjuntak Beberkan Kekecewaan Pendukung 02 di Pilpres

PENGKHIANATAN, jadi Alasan Liga Italia Serie A Lebih Bergairah, Bukan Faktor Cristiano Ronaldo

Vanessa Angel Sebutkan Ciri-ciri Sosok Rian Subroto, Sudah Merasa Curiga Sejak Awal

JADWAL MOTOGP Ceko 2019, Siaran Langsung di Trans 7, Marquez Dihadang Banyak Pebalap

Inilah Kisaran Harga Kuliner Sate Khas Senayan yang jadi Menu Lunch di Pertemuan Jokowi dan Prabowo

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pakde Karwo Tolak Jabatan Ketua Umum Demokrat Menggantikan Posisi SBY, https://www.tribunnews.com/nasional/2019/07/14/pakde-karwo-tolak-jabatan-ketua-umum-demokrat-menggantikan-posisi-sby?page=all.

Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved