Warga Diimbau Segera Tampung Air, IPAM Kampung Damai Stop Produksi, Berikut Daerah Terdampak

PDAM Balikpapan selalu mengimbau kepada pelanggan ketika air PDAM mengalir, upayakan untuk selalu menampung cadangan air sebagai persiapan

Warga Diimbau Segera Tampung Air, IPAM Kampung Damai Stop Produksi, Berikut Daerah Terdampak
HO/Humas PDAM Balikpapan
Ilustrasi; Perbaikan pipa PDAM Balikpapan 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kebocoran pipa PDAM Balikpapan kembali terjadi. Diprediksi IPAM Kampung Damai akan stop produksi. PDAM Balikpapan mengimbau warga Balikpapan segera tampung air, Minggu (14/7/2019)

Rencana akan segera diperbaiki. IPAM Kampung Damai kembali Stop produksi pada hari Selasa, 16 Juli 2019 mendatang, kurang lebih 45 persen pelayanan distribusi air PDAM Balikpapan mengalami gangguan kembali.

PDAM Balikpapan merencanakan perbaikan tersebut pada jam 09.00 Wita s/d Selesai (Target Pekerjaan 1 x 24, lebih cepat lebih baik),

Dua Titik kebocoran pada Pipa Transmisi Air Baku diameter 600mm steel yang berada di Jalur Kebon Karet dan Jalur Hutan Transad KM.8.

Kerusakan tersebut akibat dari terjadinya pergerakan tanah ditambah kondisi Hujan yang sudah dua malam mengguyur Kota Balikpapan.

Kabag Hubungan Pelanggan Drs Sukono mengatakan, bahwa jalur jaringan pipa transmisi Air Baku adalah jantungnya produksi yang menghasilkan air bersih dan merupakan kebutuhan vital bagi kehidupan masyarakat Kota Balikpapan, apalagi Jalur pipa ini memiliki panjang mencapai 15 Kilometer sehingga tidaklah cukup mudah untuk menjaga dan merawatnya.

"Ditambah usia pipa yang cukup lama dan lokasi penanaman pipa yang berada di dalam hutan juga melawati jalan utama di sepanjang jalur MT. Haryono Dam," kata Kabag Hubungan Pelanggan Drs Sukono.

Kebocoran tersebut mengakibatkan IPAM Kampung Damai mengalami penurunan kuantitas debit air yang cukup dratis, pengaruhnya kepada pelanggan yang tinggal di daerah atas dan daerah jauh dari IPAM Kampung Damai.

"Apalagi zona wilayah distribusi dari IPAM Kampung Damai ini, ada beberapa wilayah kontur tanahnya berada di daerah lembah dan perbukitan, yang biasa jam pelayanan 24 Jam, turun kisaran 12 Jam hingga 6 Jam pelayanan," ucap Kabag Hubungan Pelanggan Drs Sukono.

Baca Juga;

Halaman
123
Penulis: Siti Zubaidah
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved