Berita Pemkab Kutai Barat

BKAD Kutai Barat Gelar Rekon Data Laporan Keuangan SKPD

Agenda tersebut berlangsung di ruang Bidang Akuntansi Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kutai Barat

BKAD Kutai Barat Gelar Rekon Data Laporan Keuangan SKPD
HUMASKAB KUBAR
Amon, Kepala Bidang Akuntansi Amon BKAD Kutai Barat 

SENDAWAR - Sejak tanggal 8 hingga 11 Juli 2019 dilaksanakan Rekonsiliasi Data Laporan Keuangan SKPD, dan pada 12 Juli dilakukan Rekon Khusus Pendapatan SKPD.

Agenda tersebut berlangsung di ruang Bidang Akuntansi Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kutai Barat sesuai jadwal yang ditentukan.

Kepala Badan Keuangsan dan Aset Daerah melalui Kepala Bidang Akuntansi Amon menjelaskan rekon dilaksanakan lebih awal menyesuaikan jadwal, terlebih akhir Juli nanti akan dilaksanakan audit kinerja untuk pertama kalinya. Para peserta mengikuti sesuai jadwal yang telah ditentukan.

"Rekonsiliasi ini bertujuan persamaan laporan data keuangan baik dari masing-masing peserta. Hingga hari kedua berlangsung tidak ada kendala yang ada, semoga rekon ini dapat berjalan tepat waktu," jelasnya.

Amon mengimbau bahwa untuk menunjang kelancaran aktivitas keuangan dan pelaporan yang berhubungan dengan SIMDA maka sumber dayanya baik Kasubid Keuangan, Bendahara ataupun Operator tidak cepat-cepat digantikan.

Setiap yang bertugas terkait SIMDA tentunya harus dan sudah mengikuti pelatihan SIMDA Keuangan yang dilaksanakan BKAD.

Amon mengatakan selama ini dalam rekon tidak ada kendala.

"Kami selalu mengingatkan kepada OPD sesegera mungkin menyusun laporan keuangannya. Kami sangat terbuka jika ada yang ingin konsultasi terkait penyajian laoran keuangan menggunakan SIMDA tersebut," ujarnya.

Diharapkan Kutai Barat akan mempertahankan dan peningkatkan Opini WTP untuk kelima kalinya demi "Hari Esok Yang Lebih Baik Daripada Hari Ini".

Hal senanda diungkapkan Kepala Sub Bidang Pendapatan dan Pembiayaan Dedy Manze. Rekon diikuti 46 OPD, 29 UPT Dinas/Badan dan Puskesmas, 16 Kecamatan dan 44 Sekolah .

Untuk SIMDA sendiri baik yang offline di setiap kecamatan dan online di BKAD tidak mengalami kendala atau gangguan sehingga hal ini yang mendukung kelancaran kegiatan rekon.

Salah satu peserta Rekon Bendahara UPT Puskesmas Kecamatan Damai, Mulyani menuturkan sudah menginput data dan bersyukur datanya sudah sama apalagi dari BKAD sendiri membimbing dengan baik dan ramah sehingga jika ada kendala.

Kegiatan Rekonsiliasi Laporan Keuangan mengacu kepada Peraturan Pemerintah No. 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah Pasal 80 Ayat 1 bahwa Pemerintah Daerah menyusun Laporan Realisasi Semester Pertama APBD dan Prognosis untuk 6 bulan berikutnya.

Pejabat Pengguna Anggaran menyampaikan Laporan Realisasi Semester Pertama Anggaran Pendapatan dan Belanja SKPD serta Prognosis 6 bulan berikutnya kepada PPKD sebagai dasar penyusunan laporan realiasi semester pertama APBD, paling lambar 10 hari kerja setelah semester pertama tahun anggaran berkenaan berakhir. (HMS11)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved