Dirjen Kebudayaan RI Hadiri Seminar Nasional Alat Musik Sampe, Khas Suku Dayak, Digelar di Sangatta

Irang Away, telah mendapat penghargaan maestro dan setiap tahun pula mendapat dana pembinaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Dirjen Kebudayaan RI Hadiri Seminar Nasional Alat Musik Sampe, Khas Suku Dayak, Digelar di Sangatta
Tribunkaltim.co, MARGARET SARITA
Wabup H Kasmidi Bulang memimpin pertemuan rutin tiap Senin di Setkab Kutim 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Seperti biasa, Senin (15/7), Pemkab Kutai Timur menggelar coffee morning dengan mengumpulkan seluruh Kepala OPD, termasuk para Kepala Bagian di lingkungan Setkab Kutim.

Bahasan kali ini, tentang rencana kedatangan Direktur Jenderal (Dirjen) Kebudayaan ke Sangatta, Kutai Timur dalam rangka seminar nasional tentang alat musik sampe.

Sebuah alat musik khas suku Dayak yang kerap dimainkan saat acara-acara penting atau saat menyambut tamu khusus.

“Seminar nasional digelar karena alat musik Sampe cukup terkenal di tingkat nasional. Bahkan salah satu pemain alat music sampe asal Kabupaten Kutai Timur, Irang Away, telah mendapat penghargaan maestro dan setiap tahun pula mendapat dana pembinaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,” ungkap Sekretaris Dinas Kebudayaan, Nasrullah.

Selain menghadiri seminar nasional yang digelar di ruang Meranti, Setkab Kutim, Kamis (25/7) mendatang, Dirjen Kebudayaan juga akan mengunjungi Goa Mengkuris, di Kecamatan Karangan, keesokan harinya.

Wabup H Kasmidi Bulang ST MM saat mengunjungi situs tapak tangan di Goa Mengkuris kawasan karts Sangkulirang-Mangkalihat Kutim
Wabup H Kasmidi Bulang ST MM saat mengunjungi situs tapak tangan di Goa Mengkuris kawasan karts Sangkulirang-Mangkalihat Kutim (Tribunkaltim.co, MARGARET SARITA)

Kunjungan ke Goa Mengkuris yang memiliki situs peninggalan purba kala berupa tapak tangan, karena kawasan wisata itu telah diusulkan sebagai salah satu situs budaya pada Unesco.

Menanggapi informasi tersebut, Wabup Kasmidi Bulang yang memimpin coffee morning, bersama Sekda H Irawansyah dan Asisten Pemkesra, H Suko Buono meminta kunjungan Dirjen Kebudayaan ke Goa Mengkuris, didampingi perwakilan dari Dinas Kebudayaan, Dinas Pariwisata dan OPD lain yang terkait.

“Kita harus berbangga, salah satu kawasan wisata dan budaya yang ditinggalkan nenek moyang kita, masuk dalam usulan world heritage di Unesco. Jadi, dengan adanya pemerintah pusat yang berkunjung, kita berharap bisa membantu pengembangan kawasan tersebut menjadi kawasan wisata yang tertata dengan baik, terutama soal akses jalan,” ungkap Wabup Kasmidi Bulang. (sar)

Subscribe Official YouTube Channel:



Halaman
12
Penulis: Margaret Sarita
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved