Dongrak Produksi Minyak, Bulan ini Pertamina EP Kalimantan Timur Kaltara Asset 5 Bor Lima Sumur

Pertamina EP Asset V mengadakan syukuran bersama karyawan dan anak yatim, bahwa dalam waktu dekat ini akan kembali melakukan pengeboran.

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pertamina EP Asset V mengadakan syukuran bersama karyawan dan anak yatim, bahwa dalam waktu dekat ini akan kembali melakukan pengeboran. Tak tanggung-tanggung lima sumur sekaligus.

Bertepat di Ballroom Asset 5, syukuran dihadirin beberapa karyawan, dan dibuka oleh General Manager Pertamina EP Asset 5 Zainuri.

Usai memberikan sambutan, Zainuri mengatakan, ini syukuran tajak untuk lima sumur pengeboran Pertamina EP Asset 5. Dalam bulan ini akan melakukan penajakkan di lima sumur, ada dua di Bunyu, satu di Samboja, dan dua di Area Sanggata.

General Manager Pertamina MOR VI Boy Frans J Lapian bersama  dengan staf memeriksa persiapan BBM dan LPG jelang Lebaran 1440 H
General Manager Pertamina MOR VI Boy Frans J Lapian bersama dengan staf memeriksa persiapan BBM dan LPG jelang Lebaran 1440 H (TribunKaltim.CO/Fachmi Rachman)

"Kita harapkan lima sumur ini mendongkrak produksi kita. Hingga sampai saat ini produksi pencapaiannya kita baru 79 persen dari target yang ada. Harapannya setelah sumur ini selesai dibor produksi kita akan memingkat suplai mendekati 100 persen," kata Zainur.

Rata-rata produksi yang diharapkan 19.035 barrel. Sementara Pertamina EP produksi baru mencapai angka sekitar 18 ribuan barrel.

EKSPOR PERDANA - Penari Dayak berpose di depan truk iso tank berisi Smooth Fluid-05 (SF-05) yang merupakan cairan base oil penunjang kegiatan pengeboran minyak pada ekspor perdana ke Algeria di Area Depot LPG Pertamina MOR VI Balikpapan, Kamis (4/7). Direktorat Pemasaran Korporat Pertamina melaksanakan ekspor perdana SF-05 ini ke Algeria  sebanyak 4000 barel senilai lebih dari 10 miliar rupiah. (TRIBUNKALTIM/FACHMI RACHMAN)
EKSPOR PERDANA - Penari Dayak berpose di depan truk iso tank berisi Smooth Fluid-05 (SF-05) yang merupakan cairan base oil penunjang kegiatan pengeboran minyak pada ekspor perdana ke Algeria di Area Depot LPG Pertamina MOR VI Balikpapan, Kamis (4/7). Direktorat Pemasaran Korporat Pertamina melaksanakan ekspor perdana SF-05 ini ke Algeria sebanyak 4000 barel senilai lebih dari 10 miliar rupiah. (TRIBUNKALTIM/FACHMI RACHMAN) (TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN)

"Untuk gas semua trealisasi, karena gas ini umumnya untuk PLN dan City Gas. Di Bunyu produksi gas untuk PLN Tarakan dan City Gas Bunyu. Di Sanggata untuk City Gas Samarinda, sementara kalau di Kutai Lama untuk PLN di Tanjung Batu," ungkap Zainuri.

Dari lima sumur ini produksinya bervariasi, targetnya rata-rata persumur 350 barrel all perday. "Sebelum ini kita sudah melalukan pengeboran 20 sumur. Target kita 49 sumur hingga akhir tahun ini. Termasuk sumur yang sifatnya re-covery tahap lanjut," katanya.

Disampaikan Zainuri, bahwa minyak Pertamina EP Asser 5 ini diproduksi dalam beberapa tahap, kalau sumur yang baru k bor itu disebut dengan sumur yang baru diproduksi anak area.

"Ini maksimum kita produksikan 50 persen dari cadangan. Untuk memproduksikan sisanya kita perlu rekayasa dengan menginjeksikan air, atau memasukan bahan-bahan lain untuk mendorong minyak. Untuk lima sumur yang ada ini merupakan sumur baru, tapi strukturnya lama, bisa disebut sumur devlopment. Total keseluruan ada 25 sumur," ujar Zainuri.

Dari lima sumur ini, investasinya sangat besar, mencapai lima Juta dollar, dari sukses rasio sekitar 80-90 persen sampai saat ini.

Halaman
123
Penulis: Siti Zubaidah
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved