Hari Pertama Masuk Sekolah - Ada Anak Tak Mau Pakai Seragam, Wali Kota Samarinda: Itu Proses Saja

Di SDN 002, Kecamatan Samarin Seberang, ada anak yang enggan memakai baju sekolah.

Hari Pertama Masuk Sekolah - Ada Anak Tak Mau Pakai Seragam, Wali Kota Samarinda: Itu Proses Saja
TRIBUN KALTIM / M PURNOMO SUSANTO
Walikota Samarinda, Syaharie Jaang saat melakukan peninjauan hari pertama masuk sekolah di SDN 002 Samarinda Seberang, pada Senin (15/7/2019), pukul 07.30 Wita 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Beberapa kejadian unik terlihat saat Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang, melaksanakan peninjauan awal masuk sekolah di beberapa Sekolah Dasar (SD), pada Senin (15/7/2019), pukul 07.30 Wita.

Di SDN 002, Kecamatan Samarin Seberang, ada anak yang enggan memakai baju sekolah.

Melihat hal itu, Walikota Samarinda dua periode ini menyatakan, telah memerintahkan kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Samarinda untuk mengizinkan seluruh siswa/i SD yang baru masuk untuk bebas menggunakan pakaian sehari-harinya saat awal masuk sekolah.

“Itu proses saja. Nanti juga kalau sudah sebulan dua bulan, dia akan mau pakai seragam sekolah. Dan saya sudah perintahkan untuk membiarkan saja sementara anak-anak baru sekolah itu pakai baju bebas pantas sesuai keinginannya,” ujarnya kepada Tribunkaltim.co usai meninjau SDN 002, Samarinda Seberang.

Walikota Samarinda, Syaharie Jaang saat melakukan peninjauan hari pertama masuk sekolah di SDN 002 Samarinda Seberang, pada Senin (15/7/2019), pukul 07.30 Wita
Walikota Samarinda, Syaharie Jaang saat melakukan peninjauan hari pertama masuk sekolah di SDN 002 Samarinda Seberang, pada Senin (15/7/2019), pukul 07.30 Wita (TRIBUN KALTIM / M PURNOMO SUSANTO)

Sedangkan untuk siswa SD yang belum memiliki biaya untuk membeli baju sekolah, Jaang menyatakan, telah memberikan bantuan melalui Disdik Samarinda kepada peserta didik baru di SD-SD di Samarinda untuk membeli kelengkapan pakaian sekolah sesuai kebutuhannya.

Walikota Samarinda, Syaharie Jaang, saat melakukan mengalungkan tanda masuk sekolah kepada perwakilan siswa/i SD saat peninjauan hari pertama masuk sekolah di SDN 002 Samarinda Seberang, pada Senin (15/7/2019), pukul 07.30 Wita
Walikota Samarinda, Syaharie Jaang, saat melakukan mengalungkan tanda masuk sekolah kepada perwakilan siswa/i SD saat peninjauan hari pertama masuk sekolah di SDN 002 Samarinda Seberang, pada Senin (15/7/2019), pukul 07.30 Wita (TRIBUN KALTIM / M PURNOMO SUSANTO)

“Saya ini dulu hidup susah. Saya tau rasanya hidup susah. Sulit sekolah pun saya rasakan. Jadi, saya tidak ingin ada anak-anak susah sekolah. Untuk bantuan pakaian sekolah bagi peserta didik dari keluarga tidak mampu, kita salurkan melalui Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda),” tandasnya. (M Purnomo Susanto)

Subscribe Official YouTube Channel:

Baca juga:

TERPOPULER: Ibu Kota Baru Indonesia, Aji Sofyan Effendi: Kandungan Air Bukit Soeharto Bagus

Seleksi P3K/PPPK 2019 Duluan dari CPNS, yang Lulus Masih Bisa Ikut CPNS 2019? Begini Ketentuannya

Setelah Bertemu Jokowi di Stasiun MRT, Prabowo Subianto Tegaskan Dirinya Tak Tawar Menawar Cita-cita

DAFTAR KANDIDAT Kiper Baru Persib Bandung Pengganti Deden Natshir

8 Anaknya Meninggal Bertahap, Keluarga Ini Yakin Kena Kutukan, dan Putuskan Pindah Tinggal di Hutan

Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved