Prajurit TNI AU Wajib Pintar Bahasa Inggris, Ini Alasannya

Kepala Dinas Personel Lanud Dhomber Mayor Adm Yogie Azhar mengungkapkan, personel TNI AU harus menyadari pentingnya kemampuan berbahasa Inggris

Prajurit TNI AU Wajib Pintar Bahasa Inggris, Ini Alasannya
TribunKaltim.CO/HO/LANUD DHOMBER
Pangkalan Udara (Lanud) Dhomber Balikpapan mengadakan tes bahasa Inggris bagi seluruh personel Lanud Dhomber. Tes ini diselenggarakan Dinas Pendidikan TNI AU. Dilaksanakan di Gedung Serbaguna Lanud Dhomber, Senin (15/7/2019) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kepala Dinas Personel Lanud Dhomber Mayor Adm Yogie Azhar mengungkapkan, personel TNI AU harus menyadari pentingnya kemampuan berbahasa Inggris dengan baik.

Apalagi di era globalisasi saat ini, bahasa internasional tersebut tidak bisa dipisahkan dari kehidupan.

“Personel TNI Angkatan Udara mengawaki alutsista yang berteknologi tinggi. Untuk itu, modal utama yang diperlukan adalah memiliki kecakapan dan kemampuan bahasa Inggris, baik secara lisan maupun tertulis,” ujarnya, Senin (15/7/2019).

Sebab itu, Pangkalan Udara (Lanud) Dhomber Balikpapan mengadakan tes bahasa Inggris bagi seluruh personel Lanud Dhomber.

Tes ini diselenggarakan Dinas Pendidikan TNI AU dan dilaksanakan di Gedung Serbaguna Lanud Dhomber.

Yogie mengatakan, tujuan dari tes  ini untuk melihat sejauh mana kemampuan prajurit dalam berbahasa Inggris.

Nanti kemampuan ini dipercaya berguna untuk memaksimalkan penggunaan alutsista. Selain itu, pada saat penugasan pasukan perdamaian di luar negeri.

Tes ini sendiri langsung diselenggarakan dan diawasi oleh tim dari pusat yang dipimpin oleh Kasubdisdikiptek Disdikau, Kolonel Sus Parimeng. (*)

Subscribe Official YouTube Channel:

Baca juga:

Chagii Amelia Terima Ajakan Ridho Ilahi di Kamar Hotel karena Lagi Punya Masalah dengan Suami

Pergoki Suami Rudapaksa Anak Kandung, Istri Langsung Teriak, Ternyata Bukan Pertama Kali

Curi Kotak Amal, Oknum TNI Berseragam Lengkap, Diikat dan Jadi Tontonan Warga, Ini Videonya

Tertutup, Peluang Ahok Jadi Menteri, Ini Aturan Undang-undang, Bagaimana dengan Caleg atau Capres?

NIKITA MIRZANI Jadi Tersangka KDRT Atas Laporan Dipo Latief, Ancaman Hukuman 5 Tahun

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Samir Paturusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved