Jumat, 24 April 2026

Gerhana Bulan

Gerhana Bulan Parsial Rabu Dini Hari Nanti, Dapat Dilihat dari Indonesia, Ini Periode Waktunya

Gerhana bulan parsial atau gerhana bulan sebagian akan dapat dilihat Rabu (17/1/2019) dini hari nanti waktu Indonesia.

Editor: Amalia Husnul A
Ilustrasi Canva
Ilustrasi gerhana bulan. Rabu dini hari nanti ada gerhana bulan parsial, catat waktunya untuk seluruh waktu Indonesia 

TRIBUNKALTIM.CO - Minggu ini, masyarakat Indonesia dapat menyaksikan gerhana bulan terakhir di tahun 2019.

Gerhana bulan parsial atau gerhana bulan sebagian akan dapat dilihat Rabu (17/1/2019) dini hari nanti waktu Indonesia.

Gerhana bulan parsial ini juga dapat dilihat dari Amerika Serikat, Eropa, Afrika, Asia, dan Australia.

Satu-satunya wilayah yang tidak dapat melihat gerhana bulan parsial ini adalah Ameria Utara hingga Amerika Serikat.

Demikian seperti dilansir dari VoA melalui Kompas.com.

Gerhana bulan merupakan peristiwa terhalanginya penampakan bulan oleh bayangan Bumi sehingga cahaya Matahari tidak sampai ke Bulan.

Peristiwa ini bisa terjadi hanya jika Bumi berada di antara Matahari dan Bulan pada satu garis lurus.

Proses gerhana bulan total terlihat dari kawasan Masjid Salman ITB, Kota Bandung, Sabtu (28/7/2018) dinihari. Gerhana Bulan tersebut merupakan yang terlama pada abad ke-21 ini dengan durasi mencapai 103 menit. Durasi itu bakal menjadi yang terlama hingga lebih dari 100 tahun ke depan.
Proses gerhana bulan total terlihat dari kawasan Masjid Salman ITB, Kota Bandung, Sabtu (28/7/2018) dinihari. Gerhana Bulan tersebut merupakan yang terlama pada abad ke-21 ini dengan durasi mencapai 103 menit. Durasi itu bakal menjadi yang terlama hingga lebih dari 100 tahun ke depan. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

Nah, garis lurus antara Matahari, Bumi, dan Bulan kali ini menghasilkan gerhana bulan sebagian karena bulan akan sedikit miring dari garis langsung bayangan Bumi.

Gerhana bulan parsial ini terjadi dua minggu setelah gerhana matahari total terlihat di Amerika Selatan.

Fenomena ini mengikuti pola astronomi khas gerhana bulan yang terjadi dalam dua minggu setelah gerhana matahari.

Menurut Marufin Sudibyo, astronom amatir di Indonesia fenomena gerhana bulan besok dini hari spesial dan sayang untuk dilewatkan.

"Ini adalah gerhana Bulan terakhir di 2019, sekaligus gerhana bulan kasatmata terakhir hingga setidaknya dua tahun ke depan," ujar Marufin kepada Kompas.com, Senin (15/7/2019).

Para pakar pun meramalkan, tidak akan ada gerhana bulan total lainnya hingga bulan Mei 2021.

"Pada 2020 ada empat gerhana bulan, tapi semuanya gerhana samar (penumbral) yang nyaris tak bisa dibedakan dengan purnama sempurna biasa kecuali oleh pengamat berpengalaman atau dengan menggunakan bantuan kamera DSLR atau teleskop," imbuh Marufin.

Waktu Gerhana Bulan Parsial Muncul di Indonesia

Merujuk laman resmi BMKG, gerhana bulan sebagian akan dimulai pada pukul 3.01 WIB,

Puncaknya muncul di pukul 4.30 WIB, dan berakhir pada 6.00 WIB.

Dari paparan ini, diketahui bahwa durasi fase Gerhana Bulan Sebagian dari mulai hingga berakhir berlangsung selama 2 jam 58 menit.

Karena gerhana Bulan ini terjadi tepat sebelum fajar, Marufin berkata fenomena tersebut tetap dapat dilihat dengan mata telanjang, tapi dalam keadaan tidak sempurna karena kondisi langit yang sudah mulai terang.

Menariknya, gerhana bula 17 Juli ini bertepatan dengan peringatan 50 tahun peluncuran roket Apollo 11, misi NASA yang mendaratkan manusia di bulan.

BACA JUGA:

Catat Tanggalnya! Berikut 8 Peristiwa Langit Tahun 2019, Gerhana Matahari Cincin hingga Hujan Meteor

Begini Hukum dan Tata Cara Salat Gerhana Bulan Sendirian, Mulai Niat hingga Banyaknya Rakaat

Gerhana berakhir (P4): 08.19,5

Waktu Indonesia Bagian Timur (WIT)

Gerhana Mulai (P1): 03.42,1

Gerhana Sebagian mulai (U1): 05.01,3

Puncak Gerhana (Puncak): 06.30,8

Gerhana Sebagian berakhir (U4): 08.00,1

Gerhana berakhir (P4): 09.19,5

Dengan demikian, durasi Gerhana Bulan Sebagian dari fase Gerhana mulai (P1) ke Gerhana berakhir (P4) adalah 5 jam 37,4 menit.

BACA JUGA:

Malam Ini Supermoon, Gerhana Bulan Super Blood Wolf Moon Tidak Bisa Dilihat di Indonesia

LINK LIVE STREAMING Gerhana Matahari Total, Dapat Ditonton dari Smartphone Android maupun iOS

Sementara dari fase Gerhana Sebagian mulai (U1) hingga Gerhana Sebagian berakhir (U4) berlangsung selama 2 jam 58,8 menit.

Sementara itu, berikut waktu Gerhana Bulan Sebagian Rabu yang dapat dilihat di Jakarta:

Gerhana Mulai (P1): 01.43

Gerhana Sebagian mulai (U1): 03.01

Puncak Gerhana (Puncak): 04.30

Gerhana Sebagian berakhir (U4): 05.59

Gerhana berakhir (P4): 07.17

Gerhana Bulan Sebagian pada 17 Juli besok, dapat diamati di bagian utara, tengah, dan tenggara Asia, serta Australia saat Bulan terbenam.

Keseluruhan proses gerhana dapat diamati dari bagian barat Asia, Samudera Hindia, sebagian besar Afrika, bagian timur Samudera Atlantik dan bagian tengah Eropa.

(*)

Subscribe Official YouTube Channel:

SELINGKUH, Bikin Pamela Anderson Batalkan Rencana Peraih Piala Dunia ini Pindah ke Liga Amerika MLS

Kalimat Singkat Prabowo Ini Berhasil buat Jokowi Terpingkal, Pramono Anung Sampai Tertawa Lepas

Poligami, Ternyata Legenda Brasil Ronaldinho Bisa Bersikap Adil Hidup Serumah dengan Dua Wanita

KILAS BALIK Najwa Shihab saat Meliput Tsunami Aceh 15 Tahun Silam, Momen Paling Sulit Dilupakan

Laporan Balik Pablo Benua ke Fairuz Ditolak Polisi, Hotman Paris: Karena Saya Selalu Pakai Otak

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Gerhana Bulan Akan Melalui Sebagian Langit Indonesia, Bisa Dilihat Rabu Dini Hari, Cek Waktunya, https://www.tribunnews.com/sains/2019/07/16/gerhana-bulan-akan-melalui-sebagian-langit-indonesia-bisa-dilihat-rabu-dini-hari-cek-waktunya?page=all.
Penulis: Sri Juliati
Editor: Anita K Wardhani

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gerhana Bulan Sebagian Rabu Dini Hari, Bakal Ditemani 2 Planet Ini", https://sains.kompas.com/read/2019/07/16/121925223/gerhana-bulan-sebagian-rabu-dini-hari-bakal-ditemani-2-planet-ini
Penulis : Gloria Setyvani Putri
Editor : Gloria Setyvani Putri

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved