Pengakuan Sekjen FPI, Munarman Sebut Ada Dokumen yang Buktikan Rizieq Shihab Dicegah Pulang

Munarmaman menyebutkan ada dokumen yang dapat membuktikan Rizieq Shihab dicegah pulang ke Indonesia.

Pengakuan Sekjen FPI, Munarman Sebut Ada Dokumen yang Buktikan Rizieq Shihab Dicegah Pulang
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Munarman saat tiba untuk menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (1/2/2017). Munarman menyebutkan ada dokumen yang dapat membuktikan Rizieq Shihab dicegah ke luar negeri. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Terkait kepulangan Imam besar Front Pembela Islam atau FPI, Rizieq Shihab, Sekjen FPI Munarman mengakui bila Ijtima Ulama keempat akan membahasnya. 

Munarman bahkan menegaskan sebelum Ijtima Ulama pertama, ia telah memperjuangkan hal tersebut.

Munarmaman menyebutkan ada dokumen yang dapat membuktikan Rizieq Shihab dicegah pulang ke Indonesia

Seperti dikutip dari tribunnews.com, Senin (15/7/2019) Munarman ketika ditemui di kawasan Cikini, Jakarta Pusat mengatakan, "Sebelum Ijtima Ulama empat, kami sudah sejak awal perjuangkan itu, itu adalah bentuk ketidakadilan dan kedzaliman.

Sikap kami tegas melalui Ijtima Ulama adalah menghilangkan praktik hal-hal tersebut.” 

Munarman kembali menegaskan belum pulangnya Habib Rizieq Shihab ke tanah air bukan karena tidak adanya kemauan yang bersangkutan untuk kembali.

Melainkan ada satu pihak di Indonesia yang menginginkan Habib Rizieq Shihab tak kembali ke tanah air.

“Sekali lagi kami tegaskan bahwa bukannya Habib Rizieq Shihab tak mau kembali, tapi beliau tak bisa pulang karena adanya pencegahan beliau keluar dari Arab Saudi yang diminta oleh satu pihak di Indonesia.

Hal itu jelas, tak bisa dibohongi dilihat dari dokumen serta hasil wawancara Habib Rizieq Shihab dengan pihak Arab Saudi,” tegas Munarman.

Munarman pun menolak tegas tudingan bahwa Habib Rizieq Shihab tak berani pulang ke Indonesia karena masih adanya persoalan hukum yang akan menghantuinya.

Halaman
1234
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved