Dugaan Korupsi

FAM Kalimantan Timur Tanyakan Kasus Dugaan Korupsi Kutim dan Fee Proyek Rp 8 Miliar

Alasan FAM datang ke Kejati Kaltim menanyakan perkembangan dua kasus dugaan korupsi.

FAM Kalimantan Timur Tanyakan Kasus Dugaan Korupsi Kutim dan Fee Proyek Rp 8 Miliar
Tribunkaltim.co/ilo
ILUSTRASI - Tikus rakus korupsi sengsarakan masyarakat. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Front Aksi Mahasiswa (FAM) Kalimantan Timur mendatangi Kejaksaan Tinggi atau Kejati Kaltim, Rabu (17/7/2019).

Kedatangan 5 mahasiswa ini mempertanyakan kejelasan penanganan sejumlah perkara dugaan korupsi yang dilaporkan dan ditangani Kejati Kaltim

Kedatangan FAM Kalimantan Timur diterima langsung Asisten intelijen, M. Sumartono didampingi Kepala Seksi Penyidikan Pidsus Andri Tri Wibowo dan Pelaksana Tugas Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Kaltim Arifin Arsyad. 

Alasan FAM datang ke Kejati Kaltim menanyakan perkembangan dua kasus dugaan Korupsi. Pertama, terkait dugaan pembagian fee Rp 8 miliar oleh oknum pejabat di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kaltim ke DPRD Kaltim terkait proyek tahun jamak 2018/2019. 

Kasus ini sudah dilaporkan LSM Lembaga Penyelidikan dan Pengawasan Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (LP3KRI) akhir Mei lalu. 

Surat laporan bernomor: 083/ DPP/LPPPK-RI /V/2019 perihal Dugaan Gratifikasi Anggota DPRD Kaltim itu ditujukan ke Kejati Kaltim

Sementara, kasus ke-dua yang dipertanyakan FAM Kaltim, soal dugaan korupsi dana hibah di KONI Kutim serta Porprov 2009 dan 2010. 

Informasi yang mereka himpun, dana hibah yang diterima KONI Kutim 2009 sebesar Rp 8 miliar dan Rp 14,5 miliar, sebagian dananya belum dapat dipertanggungjawabkan. 

Dijelaskan Ketua FAM Kaltim, Ahmadi mengakui sudah pernah aksi mempertanyakan kejelasan penanganan kasus di Kutim 2018 lalu ke Kejati Kaltim

Kasus tersebut, sudah memanggil sejumlah nama pejabat di Kutim untuk dimintai keterangan. Hingga kini belum ada progres jelas perkara itu ke meja hijau. 

Halaman
123
Penulis: Nalendro Priambodo
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved