Mahasiswa Unmul Tolak Jas Almamater Berbayar, Diduga Termasuk Pungutan Liar

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mulawarman Bersatu menggelar aksi damai di Rektorat Universitas Mulawarman

Mahasiswa Unmul Tolak Jas Almamater Berbayar, Diduga Termasuk Pungutan Liar
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO.
AKSI MAHASISWA BERTEMU REKTOR-Aliansi Mulawarman Besatu mengadakan aksi unjuk rasa dengan poin tuntutan : Cabut kebijakan pemberlakuan SPI di Unmul,Tolak jas almamater berbayar Perjelas sistem validasi bidikmisi semester 8 keatas, Menuntut rektor mengeluarkan peraturan tentang UKT mahasiswa semester 8 keatas, yang ditemui langsung oleh Rektor Unmul Prof Masjaya, di Rektorat Kampus Unmul Samarinda Ulu Kalimantan Timur,Rabu(17/7/2019) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mulawarman Bersatu menggelar aksi damai di Rektorat Universitas Mulawarman (Unmul), Rabu (17/7/2019).

Terdapat empat point tuntutan yang diajukan mahasiswa ke rektor, diantaranya :

1. Cabut kebijakan pemberlakuan Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) atau uang pangkal di Unmul

2. Tolak jas almamater berbayar

3. Perjelas sistem validasi Bidik Misi semester VIII ke atas

4. Menuntut rektor mengeluarkan peraturan tentang Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa semester VIII ke atas

Humas aksi, Muhammad Anwar menerangkan, seharusnya mahasiswa tidak lagi membayar untuk bisa mendapatkan jas almamater, pasalnya mahasiswa telah membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) sesuai dengan kemampuan pendapatan orangtua mahasiswa.

AKSI MAHASISWA BERTEMU REKTOR-Aliansi Mulawarman Besatu mengadakan aksi unjuk rasa dengan poin tuntutan :
Cabut kebijakan pemberlakuan SPI di Unmul,Tolak jas almamater berbayar
Perjelas sistem validasi bidikmisi semester 8 keatas, Menuntut rektor mengeluarkan peraturan tentang UKT mahasiswa semester 8 keatas, yang ditemui langsung oleh Rektor Unmul Prof Masjaya, di Rektorat Kampus Unmul Samarinda Ulu Kalimantan Timur,Rabu(17/7/2019)
AKSI MAHASISWA BERTEMU REKTOR-Aliansi Mulawarman Besatu mengadakan aksi unjuk rasa dengan poin tuntutan : Cabut kebijakan pemberlakuan SPI di Unmul,Tolak jas almamater berbayar Perjelas sistem validasi bidikmisi semester 8 keatas, Menuntut rektor mengeluarkan peraturan tentang UKT mahasiswa semester 8 keatas, yang ditemui langsung oleh Rektor Unmul Prof Masjaya, di Rektorat Kampus Unmul Samarinda Ulu Kalimantan Timur,Rabu(17/7/2019) (TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO.)

UKT telah meliputi seluruh keperluan mahasiswa, mulai sarana dan prasarana hingga keamanan. Hal itulah yang membuat pihaknya mempertanyakan kebijakan tersebut yang diperuntukan bagi mahasiswa angkatan 2019.

Mahasiswa diwajibkan untuk membayar jas almamater sebesar Rp 200 ribu. Padahal, tahun-tahun sebelumnya jas almamater mahasiswa sudah masuk pada UKT, dan tidak ada pembayaran lainnya.

"Banyak mahasiswa baru yang mempertanyakan ke kami mengenai jas almamater berbayar. Tahun lalu tidak dipungut biaya untuk jas alamamater, karena sudah include pada UKT," jelasnya, Rabu (17/7/2019).

Halaman
123
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved