Liga Indonesia

Perjuangan Striker Persiba Balikpapan Mardiono, Kian Matang karena Anting Ibu

Pemain 26 tahun itu pernah memperkuat Persebaya Surabaya, Semen Padang FC, dan PSS Sleman.

Perjuangan Striker Persiba Balikpapan Mardiono, Kian Matang karena Anting Ibu
TRIBUN KALTIM / FACHMI RACHMAN
SUMBANG GOL - Pemain Persiba Mardiono berselebrasi usai berhasil menjebol gawang Persatu Tuban pada Pertandingan Liga 2 di Stadion Batakan Balikpapan, Minggu (14/7/2019). Pada pertandingan ini Mardiono menjadi penentu kemenangan Persiba Balikpapan usai mencetak gol penutup pertandingan 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Mardiono berhasil mencuri perhatian publik Balikpapan berkat penampilannya bersama Persiba Balikpapan.

Saat melawan Persatu Tuban, Ahad (14/7/2019), Mardiono yang merupakan striker Persiba Balikpapan itu menyumbangkan satu gol untuk kemenangan Persiba Balikpapan yang berkahir dengan skor 3-0.

Sebagian maniak Liga 2 2019 telah mengenal Mardiono sebagai striker berbahaya.

Pemain 26 tahun itu pernah memperkuat Persebaya Surabaya, Semen Padang FC, dan PSS Sleman.

Dia pernah mengantarkan klub tersebut promosi ke Liga 1.

Tentu saja dibalik kesuksesan pemain Sumatera Barat itu ada peran seorang ibu yang sudah berkorban demi karirnya sebagai pesepak bola nasional.

Dia bukanlah berasal dari keluarga yang mapan, ayahnya petani dan ibunya IRT.

Saat itu Mardiono masih duduk di bangku SD ingin mengikuti kompetisi sepak bola O2SN di Kabupaten Sijunjung.

Selama latihan sepak bola, pemain yang mengidolakan Cristiano Ronaldo itu selalu meminjam sepatu milik temannya.

Hingga akhirnya sang ibu harus menjual perhiasan berupa anting.

Halaman
123
Penulis: Arif Fadilah
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved