Curi Mobil di Pasar Buton Balikpapan Bawa Lari ke Arah Samarinda, Malah Kecelakaan

Seorang pelaku pencurian mobil di Balikpapan dijebloskan ke penjara Polres Balikpapan, Kamis (18/7/2019) dini hari.

Curi Mobil di Pasar Buton Balikpapan Bawa Lari ke Arah Samarinda, Malah Kecelakaan
TribunKaltim.Co/Muhammad Fchri Ramadhani
Pelaku pencurian kendaraan bermotor (mobil) saat diamankan petugas Polres Balikpapan, Kamis (18/7/2019) dini hari. Umar diketahui mencuri mobil di Pasar Buton Balikpapan, kemudian bawa lari menuju Samarinda. Setengah jalan ia terlibat kecelakaan tungga hingga akhirnya diamankan polisi.

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Seorang pelaku pencurian mobil di Balikpapan dijebloskan ke penjara Polres Balikpapan, Kamis (18/7/2019) dini hari.

Pria yang mengaku bernama Umar kepada polisi ini mencuri mobil di kawasan Pasar Buton Balikpapan Utara.

"Pelaku tiba-tiba masuk ke mobil pikap yang kuncinya masih menempel. Di dalam mobil ada istri pengendara. Saat pelaku tiba-tiba masuk, sang istri tadi melompat keluar, kemudian mobil langsung dibawa lari," kata Kasat PJR Polda Kaltim AKBP Bramanti Agus, yang menerima laporan langsung dari warga.

Dirinya langsung berkordinasi dengan Reserse Polres Balikpapan, yang kemudian langsung bergerak mengejar pelaku.

Diketahui, pelaku membawa lari mobil pikap dengan nomor polisi KT 8201 LB ke arah Samarinda dengan kecepatan tinggi.

Namun sial bagi pelaku, ia terlibat kecelakaan tunggal di kawasan KM 40 Jalan Soekarno Hatta. Mobil curian yang dikendarainya pun sampai terbalik.

Beruntung nyawa pelaku tak melayang. Dibantu warga ia berhasil diselamatkan dari kabin pikap.

"Mungkin dia (pelaku) panik, hantam lobang dan hilang kendali, sampai terbalik itu. Nah, saat itu warga gak tahu dia pelaku 365 (pencurian). Kalau tahu habis sudah dia. Dibawalah dia ke pos Samboja KM38," ungkapnya.

Saat sampai di pos polisi, tak hanya warga polisi pun baru menyadari bahwa pria yang selamat dari kecelakaan tunggal di KM40 adalah pelaku kejahatan. Usai menerima laporan dari anggota PJR Polda Kaltim.

Umar  tak berkutik saat polisi meminta dokumen kendaraan. Jangankan dokumen, baju pun tak ada menutupi tubuh pria bertato di lengan kiri. Ia pun mengakui perbuatan jahat yang dilakukannya di Balikpapan.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved