Empat Pengamen Tuntut Ganti Rugi Rp 750 Juta, Jadi Korban Salah Tangkap

Empat orang pengamen Cipulir korban salah tangkap mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Empat Pengamen Tuntut Ganti Rugi Rp 750 Juta, Jadi Korban Salah Tangkap
Tribunkaltim.co/Nevrianto Hardi Prasetyo
Ilustrasi. Para pengamen di jalanan Kota Samarinda 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Empat orang pengamen Cipulir korban salah tangkap mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Dalam gugatannya, mereka mengajukan tuntutan ganti rugi kepada negara atas tindakan salah tangkap dan penyiksaan terkait kasus pembunuhan di Cipulir pada 2013.

Tuntutan ditujukan kepada Polda Metro Jaya, Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dan Kementerian Keuangan.

Dalam sidang perdana yang digelar di PN Jaksel, Rabu (17/7/2019) kemarin, keempat pengamen selaku pemohon diwakili kuasa hukum dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Okky Wiratama.

Namun, majelis hakim memutuskan menunda persidangan hingga 22 Juli 2019 karena pemohon lupa membawa kelengkapan surat advokat.

Selepas persidangan, Okky menceritakan berawal ketika keempat pengamen bernama Fikri Pribadi (17), Fatahillah (12), Arga Samosir alias Ucok (13), dan Muhammad Bagus Firdaus alias Pau (16), ditangkap dan ditahan Jatanras Polda Metro Jaya pada 2013.

Bersama dua pengamen lain, Andro Supriyanto alias Andro dan Nurdin Prianto alias Benges, mereka dituduh telah membunuh Dicky Maulana, pengamen yang ditemukan tewas di kolong Jembatan Cipulir, Jakarta Selatan, pada 30 Juni 2013.

Dalam proses di kepolisian tersebut, diduga polisi melakukan kekerasan terhadap keempat anak yang masih di bawah umur tersebut agar mau mengaku melakukan pembunuhan.

Mereka akhirnya terpaksa mengaku dan diajukan ke pengadilan oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta hingga disidangkan di pengadilan.

"Tanpa bukti yang sah secara hukum, keempatnya kemudian ditangkap dan dipaksa mengaku dengan cara disiksa," kata Okky.

Halaman
1234
Editor: ade mayasanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved