Kapolri Tito Sebut Anak-anak Lokal Terbaik Diprioritaskan Masuk Polisi

Saya mengimbau Pak Gubernur bersama bupati/walikota kalau bisa membuat semacam kerja sama untuk mempersiapkan anak-anak lokal yang tempatnya terpencil

Kapolri Tito Sebut Anak-anak Lokal Terbaik Diprioritaskan Masuk Polisi
Tribunkaltim.co, M Arfan
Kapolri Jenderal Tito Karnavian memakai baju adat Dayak sesaat setelah menjalani prosesi pemberian nama kehormatan Dayak, oleh Ketua Adat Dayak Kalimantan Utara di Mapolda Kaltara, Kamis (18/7/2019). Kapolri diberi nama 'Uyau Abeng Lihan Padan' yang berarti panglima gagah berani, pahlawan dan pemimpin besar masyarakat. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Selain meresmikan Mapolda Kalimantan Utara, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian juga meresmikan pembangunan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Kalimantan Utara di Mapolda Kalimantan Utara, Kamis (18/7/2019).

SPN Polda Kalimantan Utara tersebut berlokasi di Kabupaten Malinau, dibangun di atas lahan hibah dari Pemkab Malinau.

"Idenya bagus. Saya sampaikan terima kasih kepada Pak Kapolda," kata Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian.

Hadirnya SPN Polda Kaltara, konsep local boy for local job bisa diterapkan di Kalimantan Utara. Artinya, dalam penerimaan bintara, anak-anak daerah yang terbaik bakal diprioritaskan.

"Saya mengimbau Pak Gubernur bersama bupati/walikota kalau bisa membuat semacam kerja sama untuk mempersiapkan anak-anak lokal yang tempatnya terpencil. Nanti anak-anak setelah tamat SMA dilatih untuk ikut tes masuk polisi. Begitu ketika mau masuk, standarnya sudah memenuhi persyaratan. Begitu memenuhi persyaratan, mereka diprioritaskan," kata Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian.

Hal ini sudah diterapkan di Papua. Anak-anak terbaik dari masyarakat lokal diberi pelatihan untuk memenuhi standar-standar bisa lulus tes masuk polisi.

Konsep ini kata Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian cukup baik. Mengingat anak-anak dari masyarakat lokal sudah memahami karakter dan kultur daerah tempat ia bertugas kelak.

"Ketika misalnya ditempatkan nanti di daerah asalnya, mereka akan lebih tahan," ujar Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian meminta setiap pemerintah daerah baik provinsi dan kabupaten/kota di Kalimantan Utara menyiapkan anggaran untuk menjalankan konsep pelatihan kepada anak-anak lokal tersebut sebelum mengikuti tes masuk polisi.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian memakai baju adat Dayak sesaat setelah menjalani prosesi pemberian nama kehormatan Dayak, oleh Ketua Adat Dayak Kalimantan Utara di Mapolda Kaltara, Kamis (18/7/2019). Kapolri diberi nama 'Uyau Abeng Lihan Padan' yang berarti panglima gagah berani, pahlawan dan pemimpin besar masyarakat.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian memakai baju adat Dayak sesaat setelah menjalani prosesi pemberian nama kehormatan Dayak, oleh Ketua Adat Dayak Kalimantan Utara di Mapolda Kaltara, Kamis (18/7/2019). Kapolri diberi nama 'Uyau Abeng Lihan Padan' yang berarti panglima gagah berani, pahlawan dan pemimpin besar masyarakat. (Tribunkaltim.co, M Arfan)

"Jangan hanya menerima pasif saja," ujar Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved