Liga Indonesia

Laga Derby Papadan Borneo FC vs Barito Putera, Sama-sama Pertahankan Tren Positif

Duel tim Kalimantan bertajuk Derby Papadaan antara Borneo FC vs Barito Putera akan berlangsung, Kamis (18/7) pukul 16.30 Wita di Stadion Segiri

TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HP
Mario Gomez saat melatih tim Borneo FC di Stadion Segiri Samarinda. (TRIBUNKALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Duel tim Kalimantan bertajuk Derby Papadaan antara Borneo FC vs Barito Putera akan berlangsung, Kamis (18/7) pukul 16.30 Wita di Stadion Segiri Samarinda.

Kedua tim sama-sama mengantongi tren positif dalam dua laga terakhirnya. Hal ini akan membuat laga sore ini akan berlangsung sengit.

Ditambah, kedua tim diisi sederet nama pemain top Indonesia. Sebut saja Lerby Elyandri dan Evan Dimas. Menjamu Barito Putera, pelatih kepala Pesut Etam Mario Gomez tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan laga kandang kali ini.

Meski, sejumlah pemain dipastikan absen lantaran cedera, diantaranya pemain senior Sultan Samma, Jan Lammers, dan Ichsan Kurniawan. Namun, begitu Gomez optimistis bisa mempertahakan dua tren positif kemenangan berturut-turut mereka.

"Kita tahu besok merupakan laga penting, apalagi menjadi laga derby bagi dua tim. Tentu kita harus menang dengan delapan hari persiapan. Besok kita wajib dapatkan 3 poin," seru pelatih asal Argentina itu.

Tim Borneo FC saat konfrensi pers, Rabu (17/7/2019). Laga Borneo FC vs Barito Putera akan berlangsung Kamis (18/7/2019) sore dalam kompetisi Liga 1 2019 pekan kedelapan.
Tim Borneo FC saat konfrensi pers, Rabu (17/7/2019). Laga Borneo FC vs Barito Putera akan berlangsung Kamis (18/7/2019) sore dalam kompetisi Liga 1 2019 pekan kedelapan. (TRIBUN KALTIM / IMADUDDIN ABDUR RACHIM)

Tentu untuk menang Gomez punya strategi sendiri, dan juga ia mengamati permainan lawannya itu yang saat ini dilatih pelatih Yunan Helmi.

Pergerakan pemain lawan harus diantisipasi. Meski demikian, semua kembali lagi tergantung dari kesempatan dan performa pemainnya di lapangan besok.

"Ya Barito adalah tim kuat. Saya melihat laga terakhir mereka berhasil menang, dan Barito punya pemain yang cepat, kuat, dan serta postur yang tinggi. Jadi harus mewaspadai mereka mulai dari free kick, heading, dan umpan dari pemain mereka," tuturnya.

Terhitung, sudah enam kali pertemuan kedua tim sejak 2016 lalu. Dari 6 kali head to head, sama-sama mengantongi tiga kemenangan, dan semua mereka raih di kandang masing-masing, yang artinya Pesut Etam sendiri belum pernah dikalahkan selama laga kandang dalam Derby Papadaan tersebut.

"Derby selalu berbeda, apalagi dengan laga lain. Tetapi feel yang didapatkan juga berbeda, sangat penting bagi pemain bisa menghadapi ini," ungkapnya.

Halaman
12
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved