Pelindo IV Belum Siapkan Kapal Tunda Untuk Cegah Insiden Pelayaran di Pelabuhan Tanjung Redeb

KUPP pun memberikan tenggat waktu kepada PT Pelindo, untuk menyiapkan kapal tunda sampai awal bulan Juli 2019. Namun hingga 18 Juli 2019 belum dipenuh

Pelindo IV Belum Siapkan Kapal Tunda Untuk Cegah Insiden Pelayaran di Pelabuhan Tanjung Redeb
TribunKaltim.CO/Geafry Necolsen
Kapal tunda selain digunakan untuk menarik kapal ponton, juga digunakan sebagai pemandu kapal yang memiliki bobot mati di atas 500 ton dan panjang 100 meter. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Tanjung Redeb mewajibkan PT Pelindo IV,  yang beroperasi di Kabupaten Berau untuk menyediakan dua unit kapal tunda.

Diketahui, selama ini PT Pelindo tidak memiliki kapal tunda, mereka hanya menyewa dari pihak ketiga. Dengan sistem sewa ini, dikhawatirkan akan menganggu kelancaran bongkar-muat barang,

seperti yang terjadi beberapa waktu lalu, ketika kapal menabrak turap, lantaran kapal tunda yang diperlukan sedang berada di tempat lain.

KUPP pun memberikan tenggat waktu kepada PT Pelindo, untuk menyiapkan kapal tunda sampai awal bulan Juli 2019. Namun hingga 18 Juli 2019, PT Pelindo belum memenuhi kewajiban itu.

Pelaksana Harian KUPP Tanjung Redeb, Abdurrahman membenarkan, hingga saat ini PT Pelindo belum menyediakan kapal tunda yang diwajibkan kepada Divisi Pandu Pelindo IV.

Penggunaan kapal tunda atau tugboat diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 57 Tahun 2015 tentang Pemanduan dan Penundaan Kapal.

Berdasarkan aturan ini, kapal dengan panjang 70 sampai 150 meter, wajib menggunakan kapal tunda.

Aturan ini juga berlaku untuk layanan Pelabuhan Tanjung Redeb, karena rata-rata kapal yang merapat di pelabuhan ini memiliki panjang 100 meter.

"Selama ini kapal-kapal yang sandar di atas 500 GT (bobot mati), dan mereka (Pelindo) menggunakan kapal tunda (tugboat) dari pihak lain atau sewa,” ungkap Abdurrahman.

KUPP Tanjung Redeb tetap memberikan waktu kepada PT Pelindo IV, yang telah mengirimkan surat ke Kementerian Perhubungan.

Halaman
12
Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved