Pengelolaan BUMDes di Kutai Kartanegara Bukukan Penghasilan Kotor Rp 947 Juta, Begini Rahasianya

Artinya dalam waktu 4 tahun, penghasilan BUMDes Muara Enggelam hampir menyentuh angka Rp 1 miliar.

Menerapkan komputerisasi dan bekerja sama dengan desa lain untuk menggeliatkan perekonomian masyarakat.

"Baik desa kami sendiri maupun desa lain," tuturnya.

Ramsyah berkomitmen untuk melakukan perbaikan dalam pengelolaan BUMDes yang dipimpinnya ke depan.

"Di sini kami sudah memiliki sumber daya manusia, cuma mau tidak," katanya.

Bekerja untuk membuat pelaporan yang lebih rinci dengan honor cuma Rp 350 ribu.

Jadi sejauh ini kami buat pelaporan keuangannya secara manual dan sangat sederhana," ucap Ramsyah.

Terpisah Camat Muara Wis Arianto mengemukakan, dukungan pihak kecamatan selama ini dalam bentuk membangun koordinasi dengan pengurus BUMDes.

"Kami juga memonitor laporan keuangan BUMDes tiap bulan untuk memastikan apakah sudah dipertanggungjawabkan, kami juga memonitor kelengkapannya, baik pengurus maupun sarana prasarananya," kata Arianto.

Bahkan ia menawarkan anggaran kecamatan untuk membantu sarana prasarana di BUMDes.

Sekedar diketahui, BUMDes Bersinar Desaku memiliki unit-unit usaha.

Halaman
1234
Penulis: Rahmad Taufik
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved