Pengelolaan BUMDes di Kutai Kartanegara Bukukan Penghasilan Kotor Rp 947 Juta, Begini Rahasianya

Artinya dalam waktu 4 tahun, penghasilan BUMDes Muara Enggelam hampir menyentuh angka Rp 1 miliar.

Seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) komunal, air bersih isi ulang, pasar desa, gedung walet, molding dan TV kabel.

Seusai masuknya PLTS ke Muara Enggelam, warga membuka usaha rumah walet sebagai alternatif usaha selain menangkap ikan.

Apalagi saat ini sumber daya perikanan semakin berkurang.

Saat ini sekitar 90 rumah walet tumbuh pesat di Muara Enggelam dalam 4 tahun terakhir.

Sedangkan gedung walet yang dikelola BUMDes Muara Enggelam memberikan keuntungan Rp 47,2 juta pada 2018.

Di tempat terpisah, melalui berbagai program yang telah dilaksanakan di desa-desa yang ada Kalimantan Utara (Kaltara), berdampak positif pada peningkatan Indeks Desa Membangun (IDM) di provinsi terbungsu di Indonesia ini.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Kaltara, Wahyuni Nuzban mengungkapkan, salah satu indikator meningkatnya IDM di Kaltara, adalah peningkatan status desa-desa di wilayah ini.

Salah satunya, disebutkan, jumlah Desa Mandiri di Kaltara. Dari yang hanya 3 desa saja di 2018, pada tahun ini meningkat menjadi 11 desa.

Angka ini, lanjutnya, juga melampaui target yang diberikan. Di mana Pemprov Kaltara melalui DPMD hanya menargetkan 6 desa yang statusnya naik ke desa Mandiri pada 2019 ini.

Begitu pun dengan desa maju. Dari target 22 desa, terealisasi ada 31 desa di Kaltara yang naik statusnya menjadi desa maju.

Halaman
1234
Penulis: Rahmad Taufik
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved