Sebagian Seksi Tol Balikpapan-Samarinda Dibiayai APBD Kaltim, Dewan Minta Tarif Tol Didiskon

ANGGOTA Komisi III DPRD Kaltim Syafruddin mencatat ada sekitar Rp 3 triliun dana APBD Kaltim yang digelontorkan untuk pembangunan tol Balsam

Editor: Sumarsono
tribunkaltim.co/Aditya Rahman Hafidz
Ketua DPW PKB Kaltim, Syafruddin 

TRIBUNKALTIM.CO - ANGGOTA Komisi III DPRD Kaltim Syafruddin mencatat ada sekitar Rp 3 triliun dana APBD Kaltim yang digelontorkan untuk pembangunan tol Balikpapan-Samarinda. Gelontoran dana terakhir di APBD Perubahan 2018.

Dibangun menggunakan uang rakyat, politisi PKB ini mengusulkan seksi tol yang didanai APBD Kaltim bisa digratiskan atau setidaknya diberi diskon.

"Kita maunya ada segmen yang pakai APBD ngga boleh dikomersilkan. Segmen loan China dan lainya baru boleh. Maunya kami, masa rakyat pakai uang rakyat harus bayar. Kalau bisa gratis atau dikasih diskon lah," kata Syafruddin, Rabu (17/7).

Usulan Udin, sapaan akrabnya tampaknya kurang signifikan, sebab segmen proyek tol yang dibiayai APBD Kaltim porsinya sedikit.

Proyek Jalan Tol Balikpapan-Samarinda.
Proyek Jalan Tol Balikpapan-Samarinda. (TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN)

Diketahui, dana pembangunan jalan bebas hambatan sepanjang 99 kilometer ini, berasal dari berbagai sumber.

Seksi 1 dengan 5 segmen sepanjang 21,4 kilometer dibangun dengan APBD Kaltim. Sementara, porsi APBN yakni pembanguan jembatan Sungai Manggar dan seksi 5A Balikapapan-Samarinda sepanjang 2,6 kilometer.

Ada pula, pinjaman dana Tiongkok di seksi 5 Sepinggan Balikpapan sepanjang 9 kilometer. Sedangkan, porsi Balai Usaha Jalan Tol membentang sepanjang 66,4 kilometer dari Samboja hingga Samarinda.

Balai Pengelola Jalan Tol sudah menetapkan tarif Tol Balsam sepanjang 99 kilometer nanti Rp 1 ribu per kilometer.

Usulan Udin nampaknya tak bisa terealisasi. Menurut Kepala BPJT Danang Parikesit, selaku penanggungjawab proyek Tol Balsam, sudah ada perjanjian pengusahaan jalan tol antara pemerintah dan badan usaha.

"Tidak, karena sesuai perjanjiannya memang itu bagian porsi pemerintah. Sama seperti dana tanah untuk jalan tol yang disediakan pemerintah," katanya di kesempatan terpisah.

Porsi pemerintah pusat dan daerah, kata Danang, menyediakan dukungan biaya atau konstruksi untuk meningkatkan kelayakan investasi jalan tol. Seperti contoh dana pengadaan tanah untuk tol. (m05/dro)

Subscribe YouTube newsvideo tribunkaltim:



Baca juga:


Beredar Daftar Nama Menteri Kabinet Jokowi-Maruf, Susi-Jonan Bertahan, Angela dan Grace Masuk


Dua Direktur Ajak Tidur Pramugari: Hotman Paris: Selamatkan Pramugari dari Terkaman Pemangsa Berbini


Mengaku Buat Biaya Persalinan Istri, Pemuda Ini Nekat Maling Kotak Infaq di Balikpapan


Raffi Ahmad Salah Tingkah Jumpa Mantan Kekasih, Tyas Mirasih: Sejak Kapan Lo Manggil Gue Mbak?


Media Italia Buka Gaji Mario Gomez di Indonesia, Ternyata Segini Besarannya

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved