Ibadah Haji

Jamaah Ibadah Haji Kloter Balikpapan Ketahuan Bawa Lebih dari Satu Slop Rokok, Kemenag Melarang

Ada satu jamaah Ibadah Haji yang membawa rokok sampai beberapa slop, ungkap Masrivani dari penyelenggara Ibadah Haji dan Umroh Kemenag Balikpapan.

"Ada yang kita temukan, dalam tas besarnya jamaah Ibadah Haji yang membawa rokok sampai beberapa slop," tutur Masrivani.

Dia pun akui, secara aturan memang tidak ada secara tegas dilarang membawa rokok ke tanah suci. 

Namun jelas Masrivani, barang bawaan berupa rokok yang dibawa seorang jamaah Ibadah Haji ini dianggap tidak dalam situasi wajar, terlalu dinilai berlebihan harus membawa rokok sampai melimpah ruah. 

Aturan sebenarnya, tambah dia, tidak dipermasalahkan, namun kembali lagi ada aturan soal ketentuan barang yang harus dibawa itu jenis kategori primer, kebutuhan pokok saja, hal yang paling utama. 

LEPAS JAMAAH - Gubernur Kaltim Isran Noor beserta istri dan rombongan melambaikan tangan usai melepas jamaah Haji Kloter 1 Embarkasi Balikpapan di aula keberangkatan Asrama Haji Batakan Balikpapan, Jumat (19/7/2019). Gubenur Kaltim berpesan kepada seluruh jamaah agar tabah dan sabar serta banyak berdoa dan banyak menjalankan ibadah selama berada di tanah suci
LEPAS JAMAAH - Gubernur Kaltim Isran Noor beserta istri dan rombongan melambaikan tangan usai melepas jamaah Haji Kloter 1 Embarkasi Balikpapan di aula keberangkatan Asrama Haji Batakan Balikpapan, Jumat (19/7/2019). Gubenur Kaltim berpesan kepada seluruh jamaah agar tabah dan sabar serta banyak berdoa dan banyak menjalankan ibadah selama berada di tanah suci (Tribunkaltim.co, Fachmi Rachman)

Jika membawa rokok dalam jumlah yang terlalu banyak maka akan ada pelarangan, ada baiknya tidak dibawa terbang ke tanah suci pergi Ibadah Haji

"Tidak boleh bawa rokok dalam keadaan slop," ungkapnya, dari Kemenag Balikpapan ini. 

Karena itu, saat panitia keberangkatan Ibadah Haji temukan hal tersebut, ada yang bawa rokok dalam jumlah banyak maka panitia Ibadah Haji di Balikpapan mengambil tindakan, untuk dilakukan penggeledahan secara menyeluruh, barangkali ditemukan lagi benda yang serupa atau lainnya yang dianggap membahayakan jamaah Ibadah Haji sendiri dan orang lain. 

Kasus adanya jamaah Ibadah Haji di Balikpapan yang membawa rokok dengan jumlah banyak, membawa sampai lebih dari satu slop, tentu saja nanti akan sulit saat tiba di Arab Saudi sana.

Daripada nanti menjadi persoalan, lebih baik sejak dini untuk tidak membawanya, berupaya untuk cegah hal-hal yang tidak diinginkan.

BERANGKAT - Jamaah Haji Kloter 1 Balikpapan saat boarding ke Pesawat Garuda Indonesia tujuan Jeddah di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Jumat (19/7/2019). Kloter 1 Embarkasi Balikpapan sebanyak 449 jamaah dan lima petugas kloter akan menempuh perjalanan selama 9 jam menuju Jeddah
BERANGKAT - Jamaah Haji Kloter 1 Balikpapan saat boarding ke Pesawat Garuda Indonesia tujuan Jeddah di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Jumat (19/7/2019). Kloter 1 Embarkasi Balikpapan sebanyak 449 jamaah dan lima petugas kloter akan menempuh perjalanan selama 9 jam menuju Jeddah (Tribunkaltim.co/Fachmi Rachman)

Jangan sampai, nanti si jamaah Ibadah Haji membawa barang rokok sampai beberapa slop akan dituding pihak petugas keamanan di Arab Saudi sebagai pedagang, bukan lagi peserta jamaah Ibadah Haji dari Indonesia.

Halaman
1234
Penulis: Budi Susilo
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved