Tanggap Kebakaran, Warga Perlu Miliki Pompa Air dan Selang; Meluasnya Api Dapat Diminimalisasi

Kami punya mesin pompa, dan selang. Jadi, sebelum petugas pemadam datang, kami berupaya duluan agar api tidak menjalar ke rumah warga

Tanggap Kebakaran, Warga Perlu Miliki Pompa Air dan Selang; Meluasnya Api Dapat Diminimalisasi
TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER D
KEBAKARAN - Gudang berisi selang ludes terbakar tinggal puing di Jalan Cipto Mangunkusumo, RT 1, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir, tepatnya di dermaga Harapan Jaya, Sabtu (20/7/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kebakaran kembali terjadi di Kota Tepian. Kali ini si jago merah menghanguskan bangunan di kawasan pinggir sungai Mahakam.

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 Wita, Sabtu (20/7) siang tadi di Jalan Cipto Mangunkusumo, RT 1, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir, tepatnya di dermaga Harapan Jaya.

Kendati berada di kawasan yang rata-rata bangunan tempat tinggal warga terbuat kayu, namun hanya 1 bangunan yang ludes terbakar, yakni gudang berisi selang.

Api tidak sempat menjalar ke bangunan tempat tinggal warga, pasalnya warga sekitar tanggap dengan musibah kebakaran, dengan memiliki pompa air, lengkap dengan selang. Hal itulah yang membuat api dapat segera didapamkan.

"Kami punya mesin pompa, dan selang. Jadi, sebelum petugas pemadam datang, kami berupaya duluan agar api tidak menjalar ke rumah warga, karena di sini semuanya dari kayu, mulai dari jembatan sampai bangunan," ucap Abidin, Ketua RT 1, Sabtu (20/7/2019).

Dia menjelaskan, tidak ada korban jiwa maupun luka akibat kejadian itu. Hanya kerugian material yang diderita oleh pemilik dermaga.

Kebakaran di lokasi tersebut bukanlah kejadian pertama, namun telah terjadi dua kali, setelah sebelumnya terjadi pada akhir 2017.

"Di lokasi yang sama ini sudah dua kali terjadi (kebakaran), yang sebelumnya malah lebih parah, motor-motor habis terbakar, tapi tidak juga sampai ke rumah warga," kenangnya.

Sementara itu, Suparto (60) penjaga dermaga menjelaskan, saat kebakaran terjadi, dirinya bersama seorang rekannya sedang berada di kapal untuk menyalakan mesin kapal, serta mengecek kapal lainnya.

Belum lama berada di kapal, dirinya dikejutkan dengan kemunculan api yang berasal dari plafon gudang, setelah itu menjalar ke sudut bangunan gudang lainnya.

Halaman
12
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved