Bantu Program Pemkot Atasi Kawasan Kumuh, Ini yang Dilakukan Mahasiswa KKN

Guna mendukung program Pemkot Samarinda dalam mengatasi kawasan kumuh di Kota Samarinda, masyarakat dan mahasiswa gotong royong bersihkan sampah

Bantu Program Pemkot Atasi Kawasan Kumuh, Ini yang Dilakukan Mahasiswa KKN
TribunKaltim.co / Cahyo Wicaksono
Kerja Bakti Mahasiswa KKN bersama masyarakat mengatasi kawasan kumuh di Jl Lumba-lumba, Samarinda Kalimantan Timur, Minggu (21/7/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO SAMARINDA - Guna mendukung program pemerintah dalam mengatasi kawasan kumuh di Kota Samarinda, masyarakat melaksanakan agenda gotong royong, di Jl Lumba-Lumba Kelurahan Selili, Kalimantan Timur, Minggu (21/7/2019).

Mahasiswa KKN (kuliah kerja nyata) Universitas Mulawarman (Unmul) juga terlibat dalam gotong royong  membersihkan titik yang banyak terdapat sampah di kawasan kumuh.

Warga Kecamatan Samarinda Ilir bersama Mahasiswa KKN mengadakan kegiatan bersih-bersih lingkungan yang, bertema Keroyok Gotong Royong (KKR) , demi mendukung program pemerintah Kota Samarinda, dalam menanggulangi kawasan kumuh.

"Kegiatan ini sebagai wujud kepedulian akan kebersihan dan kesehatan lingkungan. Saya sudah menghimbau ke kelurahan-kelurahan untuk mengajak warga lebih giat membersihkan lingkungan," ucap Sekretaris Kecamatan Samarinda Ilir, Fiona yang juga turut serta dalam kegiatan gotong royong, Minggu (21/7/2019).

Baca Juga:

Minggu Depan Polder Air Hitam Harus Bersih dari Bangunan Liar, Pemkot Samarinda Sisir Kawasan Kumuh

Lepas 415 Mahasiswa KKN, Pemkot Samarinda Harap Berdampak Membangun Sinergitas dengan Masyarakat

"Dan agenda goting royong ini, kami mengajak mahasiswa KKN untuk bersama-sama mengatasi kawasan yang kumuh. Sekaligus membantu program pemerintah Kota," tambahnya.

Fiona mengatakan, dalam menjalankan program KKR, paling tidak harus dilakukan oleh seluruh kalangan masyarakat. Maka dari itu, pihaknya mengajak seluruh kelurahan yang ada di Kecamatan Samarinda Ilir, untuk melakukan bersih-bersih lingkungan secara bersamaan di satu titik yang sudah ditentukan.

Menurutnya, cara ini dianggap efektif, karena bisa mengubah lokasi yang sebelumnya kotor dan kumuh menjadi bersih dan bebas sampah.

Halaman
12
Penulis: Cahyo Wicaksono Putro
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved