Mantan Bupati Berau Makmur HAPK Akui Tak Berikan Izin Waralaba Ritel, Ternyata Ini Alasanya

Mantan Bupati Berau, Makmur HAPK akui tak memberikan izin operasi kepada waralaba ritel di Berau, karena pedagang lokal mengandalkan modal kecil

Mantan Bupati Berau Makmur HAPK Akui Tak Berikan Izin Waralaba Ritel, Ternyata Ini Alasanya
TribunKaltim.co / Geafry Necolsen
Para pedagang di Kabupaten Berau menggelar aksi damai, berjalan kaki di sepanjang Jalan Murjani, sambil membawa sepanduk berisi penolakan mereka terhadap masuknya waralaba ritel yang dikhawatirkan akan mematikan usaha kecil (TribunKaltim.co /Geafry Necolsen) 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Mantan Bupati Berau, Makmur HAPK juga angkat bicara terkait masuknya waralaba ritel nasional di Kabupaten Berau.

Makmur HAPK mengatakan, waralaba ritel ini bukan hal yang baru. Pasalnya, ketika dirinya masih menjabat sebagai Bupati Berau, ada beberapa yang mengajukan izin waralaba ini.

//

Namun saat itu dengan tegas Makmur HAPK menolak memberikan izin operasi kepada waralaba ritel di Berau.

"Waktu itu saya tolak, dan bilang belum saatnya mereka masuk di Berau. Sebab, kondisi perekonomian Berau, terutama dari pedagang lokal yang hanya mengandalkan modal kecil, tidak mungkin bersaing dengan mereka (waralaba)," kata Makmur HAPK, Minggu (21/7/2019).

Mantan Bupati Berau, Makmur HAPK saat menggelar konfrensi pers di rumah pribadinya di Jalan Mawar, Kecamatan Tanjung Redeb.
Mantan Bupati Berau, Makmur HAPK (kanan). (TRIBUN KALTIM / GEAFRY NECOLSEN)

Dirinya menilai, saat ini kondisi perekonomian Berau belum jauh berbeda, Berau menurutnya masih menjadi daerah berkembang dan belum mampu bersaing dengan pengusaha bermodal besar.

Makmur HAPK yang kini terpilih sebagai anggota DPRD Provinsi Kaltim, meminta agar Pemkab Berau mempertimbangkan aspirasi pedagang lokal yang jumlahnya ribuan.

Baca Juga:

Tolak Masuknya Waralaba Ritel, Ratusan Pedagang Gelar Aksi Damai

Pedagang Lokal Tolak Masuknya Ritel Nasional, Ini Tanggapan Bupati Berau

Halaman
123
Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved