Pemuda di Cianjur Gali Makam Orang Tua dan Hendak Dibawa Pulang ke Rumah, Diduga Alami Gangguan Jiwa

Anak gali makam ayah dan hendak dibawa pulang ke rumah, pelaku diduga alami gangguan jiwa lantaran terhimpit soal ekonomi

Pemuda di Cianjur Gali Makam Orang Tua dan Hendak Dibawa Pulang ke Rumah, Diduga Alami Gangguan Jiwa
Tribun Kaltim/ Zainul
ILUSTRASI - Suasana masih tampak hening, peziarah membersihkan kuburan dan mencuci batu nisan di Pemakaman Muslim kilo meter 0,5 Balikpapan Utara. Sabtu (4/05/2019) 

TRIBUNKALTIM.CO, CIANJUR - Kasus anak gali makam ayahnya dan keluarkan jasadnya untuk dibawa pulang ke rumah memunculkan fakta baru.

Hal ini diungkapkan Kapolsek Sukanagara AKP Cahyadi.

Berikut ini sederet fakta yang dihimpun Tribun: 

1. Makam berumur setahun

Ternyata, makam yang digali sang anak itu sudah berumur satu tahun.

"Makam almarhum Ali Sugandi yang digali anaknya itu sudah berusia satu tahun," ujar Cahyadi.

Cahyadi mengatakan pada hari itu juga jenazah kembali dikuburkan oleh keluarga dibantu warga.

"Almarhum Ali Sugandi meninggal dunia sekitar satu tahun yang lalu," katanya.

2. Pelaku Alami Gangguan Jiwa

AKP Cahyadi menambahkan, Wiharna mengalami gangguan jiwa sejak tahun 2009, ia mengalami gangguan jiwa akibat terhimpit masalah ekonomi.

Halaman
1234
Editor: ade mayasanto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved