Sisa 3,6 Persen PBI BPJS Kesehatan Belum Direalisasikan Pemprov Kalimantan Utara

Kalimantan Utara per Juli 2019, Pemprov Kalimantan Utara akan meng-cover sebayak 37.480 warga yang tercatat dalam Penerima BPJS Kesehatan.

Sisa 3,6 Persen PBI BPJS Kesehatan Belum Direalisasikan Pemprov Kalimantan Utara
Tribunkaltim.co/HO HUMAS KALTARA
Gubernur Kaltara Irianto Lambrie berbicara dengan peserta BPJS Kesehatan. Pemrov Kaltara mengalokasikan dana APBD Rp 10 miliar untuk membayar premi bagi warga tidak atau kurang mampu sebesar Rp 23 ribu per bulan per orang. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR – Pemprov Kalimantan Utara mengalokasikan anggaran APBD 2019 sebanyak RP 10 miliar untuk mengakomodir pembayaran iuran BPJS Kesehatan bagi warga kurang mampu di provinsi Kalimantan Utara.

Catatan Dinas Kalimantan Utara per Juli 2019, Pemprov Kalimantan Utara akan meng-cover sebayak 37.480 warga yang tercatat dalam Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang ada di daerah.

“Hingga saat ini sudah dibayarkan Rp 9,8 miliar,” kata Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie melalui keterangan resminya, Minggu (21/7/2019).

Anggaran Rp 10 miliar disalurkan melalui pagu anggaran Dinas Kesehatan Kalimantan Utara. Biaya membayar premi per warga sebesar Rp 23 ribu per bulan.

“Ini bentuk konsistensi kita untuk memenuhi komitmen proporsi pembiayaan program JKN-KIS 40 berbanding 60. Artinya 40 persen menjadi tanggung jawab Pemprov. Sisanya 60 persen adalah tanggungan pemerintah kabupaten/kota.,: ujarnya.

Dengan pembayaran yang sudah mencapai Rp 9,8 miliar, telah meng-cover sebanyak 35.620 warga miskin.

Sehingga tersisa 3,6 persen atau sebanyak 1.860 warga yang akan diupayakan terjamin 100 persen.

Pemegang KIS yang ditanggung Pemprov akan memperoleh layanan kelas III di setiap fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan selaku penyelenggara JKN-KIS.

“Tidak semua daerah menerima bantuan ini. Hanya 4 daerah yang menerima, yakni Nunukan, Tana Tidung, Tarakan dan Bulungan. Sementara Malinau, sudah di-cover oleh pemerintah daerahnya,” ujarnya.

Tahun ini, Pemprov Kalimantan Utara menargetkan mempertahankan predikat UHC (Universal Health Coverage) yang diraih tahun 2018. Oktober 2018, Kalimantan Utara mencapai status UHC dengan cakupan PBI sebesar 98,37 persen atau sebanyak 635.401 jiwa.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved