Pelabuhan Pesawan Didorong Masuk Paket Kota Baru Mandiri di Tanjung Selor Kalimantan Utara

Pelabuhan Pesawan masuk dalam pembangunan Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung Selor, agar pembiayaan pembangunannya bisa teralokasi dari APBN.

Pelabuhan Pesawan Didorong Masuk Paket Kota Baru Mandiri di Tanjung Selor Kalimantan Utara
tribunkaltim.co/muhammad arfan
Masterplan Pelabuhan Pesawan di Kelurahan Tanjung Selor Timur, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Pembangunan Pelabunan Pesawan akan didorong menjadi bagian tidak terpisahkan dari pembangunan Kota Baru Mandiri (KBM), di Tanjung Selor, Provinsi Kalimantan Utara

Dinas Perhubungan Kalimantan Utara mengklaim berupaya keras untuk merealisasikan pembebasan lahan untuk kepentingan pembangunan infrastruktur sektor perhubungan itu.

Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Utara Taupan Majid menjelaskan, instansinya telah mengusulkan Pelabuhan Pesawan masuk dalam pembangunan Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung Selor, agar pembiayaan pembangunannya bisa teralokasi dari APBN.

"Kami masih lobi untuk masuk rencana induk pelabuhan nasional," kata Taupan Majid kepada Tribunkaltim.co, Senin (22/7/2019).

Dinas Perhubungan Kalimantan Utara sebelumnya telah menyelesaikan perencaan pelabuhan dengan melengkapi dokumen feasibility study, detail engineering design, dan analisis dampak lingkungan.

"Tahun ini kami akan lakukan pembebasan lahan pembangunannya, sekitar 60 hektare. Itu butuh dana sekitar Rp 15 miliar," katanya.

Di lain sisi, saat penyusunan rencana aksi pembangunan Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung Selor oleh 12 Kementerian dan 2 Pemerintah Daerah di Jakarta, sebut Taupan, Pelabuhan Pesawan tidak memerlukan banyak persyaratan detil.

Sehingga peluang untuk masuk dalam paket Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung Selor menjadi terbuka lebar.

Karena menurut beberapa kementerian, Kota Baru Mandiri (KBM) itu memang perlu pelabuhan yang representatif.

Taupan Majid mengatakan, pembangunan fisik pelabuhan Pesawan paling sedikit menelan dana Rp 200 miliar.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved