Terpilih Kedua Kali, Jokowi Pegang Pepatah Agung Leluhur, Sakti Tapi Tak Membunuh, Ini Maknanya

Presiden terpilih Indonesia, Jokowi memegang pepatah agung leluhur yang berbunyi Lamun Sira Sekti Aja Mateni. Artinya meski sakti tapi tak membunuh

Terpilih Kedua Kali, Jokowi Pegang Pepatah Agung Leluhur, Sakti Tapi Tak Membunuh, Ini Maknanya
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Presiden Joko Widodo melakukan sesi wawancara bersama Tribunnews.com di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/7/2019). Dalam kesempatan tersebut Presiden Jokowi memaparkan mengenai visi pemerintahannya dalam 5 tahun ke depan kepada tim Tribunnews.com. 

"Meskipun beliau sebagai pemenang tapi dia tidak merendahkan.

Ini pesan moral dari nilai kepemimpinan Jawa," lanjut Eko yang dekat dengan Jokowi semenjak menjabat Wali Kota Solo tersebut.

Hal serupa disampaikan Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto.

Menurut Hasto, Jokowi ingin menekankan bahwa pemenang pilpres, ia tidak akan berlaku sewenang-wenang menggunakan kekuasaannya.

"Ya kata 'lamun siro sekti ojo mateni' itu artinya mengandung pesan-pesan kemanusiaan dari Presiden Jokowi. Bagaimana pun juga kekuasaan tidak boleh dipakai untuk menindas," kata Hasto.

Hasto mengatakan, Indonesia beruntung memiliki seorang kepala negara yang memedomani nilai-nilai leluhur Jawa itu.

Menurut dia, memang sudah seharusnya kekuasaan dipakai untuk merangkul seluruh elemen masyarakat.

"Kita belajar dari 32 tahun pak Harto ketika kekuasaan dipakai dengan otoriter, dengan menggunakan segala daya upaya kesaktian negara, akhirnya rakyat mengambil sebuah langkah yang sangat tegas," kata Hasto.

Hasto Kristiyanto
Hasto Kristiyanto (Dennis Destryawan/Tribunnews.com)

Fokus Reformasi Birokrasi 

Bukan Infrastruktur atau Sumber Daya Manusia, Ini Program Paling Prioritas Jokowi 5 Tahun Mendatang.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved