Breaking News:

Dit Polairud Polda Kaltim Gagalkan Penyelundupan 7 Ton Miras Cap Tikus di Pelabuhan Feri Samarinda

Upaya menggagalkan penyelundupan miras Cap Tikus melalui pelabuhan feri Samarinda terjadi pada Minggu (21/7/2019) siang sekitar pukul 11.00 wita.

Polairud Polda Kaltim
Pelaku dan barang bukti miras CT saat diamankan Direktorat Polairud Polda Kaltim. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Kaltim berhasil menggagalkan penyelundupan tujuh ton Miras Cap Tikus  yang akan diselundupkan melalui pelabuhan feri, Kota Samarinda.

Sebelumnya, Direktorat Polairud Polda Kaltim juga telah memperketat pengawasan di Pelabuhan Feri Kariangau, Balikpapan. Namun, mengetahui hal itu, para pelaku beralih menyelundupkan miras tersebut lewat pelabuhan Feri Samarinda.

Diketahui, tujuh ton miras Cap Tikus tersebut dikemas dalam 140 karung dengan total berat sekitar 7.000 liter atau tujuh ton,

Pelaku dan barang bukti miras CT saat diamankan Direktorat Polairud Polda Kaltim.
Pelaku dan barang bukti miras CT saat diamankan Direktorat Polairud Polda Kaltim. (Polairud Polda Kaltim)

Upaya menggagalkan penyelundupan miras Cap Tikus melalui pelabuhan feri Samarinda terjadi pada Minggu (21/7/2019) siang sekitar pukul 11.00 wita.

Dikonfrmasi, Direktur Polairud Polda Kaltim Kombes Pol Omad melalui Kasubdit Gakkum Kompol Harun Purwoko menjelaskan, dalam operasi tersebut, pihaknya melakukan pengecekan terhadap kendaraan yang tiba dari Sulawesi di kota Samarinda. Namun, saat memeriksa satu unit truk bernomor polisi DP 8834 CJ yang dikemudikan H Acok (51), ditemukanlah miras Cap Tikus tersebut.

Pelaku dan barang bukti miras CT saat diamankan Direktorat Polairud Polda Kaltim.
Pelaku dan barang bukti miras CT saat diamankan Direktorat Polairud Polda Kaltim. (Polairud Polda Kaltim)

"Penindakan dilakukan oleh Subdit Penegakan Hukum (Gakkum) bersama Kapal Patroli KP 2012 milik Dit Polirud Polda Kaltim," ujar Kasubdit Gakkum Kompol Harun Purwoko.

Dalam 140 karung miras Cap Tikus tersebut berisi 50 liter tiap karung. Dari pengakuan Acok, miras tersebut berasal dari Manado, Sulawesi Utara dan tujuannya akan diantar ke Balikpapan. Pengiriman miras Cap Tikus tersebut dibawa dengan menggunakan kapal Feri KMP Pantokrator dari Pare Pare, Sulawesi Selatan.

Pelaku dan barang bukti miras CT saat diamankan Direktorat Polairud Polda Kaltim.
Pelaku dan barang bukti miras CT saat diamankan Direktorat Polairud Polda Kaltim. (Polairud Polda Kaltim)

"Kalau pengakuan pelaku, tujuannya memang ke Balikpapan, karena wilayah edarnya di wilayah Balikpapan," terang Kasubdit Gakkum Kompol Harun Purwoko.

Kasubdit Gakkum Kompol Harun Purwoko menambahkan, pelaku sebelumnya melapisi terpal di bagian lantai bak truk, kemudian ditaburi desak pakan ikan untuk mengelabui petugas. Setelah itu, Miras CT ditumpuk di bagian atasnya dan ditutupi dengan beras dan sekam.

Pelaku dan barang bukti miras CT saat diamankan Direktorat Polairud Polda Kaltim.
Pelaku dan barang bukti miras CT saat diamankan Direktorat Polairud Polda Kaltim. (Polairud Polda Kaltim)

"Supaya apabila dilihat atau diperiksa petugas dikira isinya beras dan kalau miras CT bocor, airnya tidak bocor keluar karena diserap oleh dedak," ungkap Kasubdit Gakkum Kompol Harun Purwoko.

Halaman
12
Penulis: Aris Joni
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved