Kesehatan

Isu Kena Stroke Karena Minum Air Dingin Kala Tubuh Kepanasan, Ahli Gizi di Balikpapan Ini Jelaskan

Jika memang beraktifitas di luar rumah selalu membawa minuman atau cairan isotonik. Tujuannya untuk tetap menjaga cairan di dalam tubuh.

Isu Kena Stroke Karena Minum Air Dingin Kala Tubuh Kepanasan, Ahli Gizi di Balikpapan Ini Jelaskan
AP/Rajesh Kumar Singh
Seorang pria minum air dari botol di tengah hari yang terik di Allahabad, India (31/5/2015). 

TRIBUN KALTIM.CO, BALIKPAPAN - Munculnya pesan dari WhatsApp tentang bahaya meminum air dingin secara langsung saat kondisi tubuh panas.

Informasi yang disampaikan ada bahaya jika mengkonsumsi air dingin atau terpapar air dingin langsung saat kondisi tubuh kepanasan.

Bahayanya dapat berisiko pecahnya pembuluh darah mikro di dalam aliran darah.

Pecahnya pembuluh darah itu menyebabkan seseorang bisa terkena stroke.

Mendapat kabar tersebut ditanggapi oleh dokter Martin Ayuningtyas, M.Kes, Sp.GK, Rabu (24/7/2019) siang.

Sosok dokter dan ahli gizi Martin Ayuningtyas, M.Kes, Sp.GK
Sosok dokter dan ahli gizi Martin Ayuningtyas, M.Kes, Sp.GK (TribunKaltim.Co/Jino Prayudi Kartono)

Dokter yang praktek di Rumah Sakit Umum atau RSU Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan dan Rumah Sakit Siloam Balikpapan ini tidak setuju dengan kabar tersebut.

Tubuh tidak akan mengalami pecahnya pembuluh darah mikro ketika kaget terkena air dingin atau pun mengkonsumsi air dingin.

Hanya saja tubuh akan mengalami penurunan kinerja yang mengakibatkan tubuh mengalami flu dan beberapa penyakit demam lainnya.

"Perbedaan suhu yang dari panas menuju dingin akan membuat tubuh terkena flu dan mudah sakit. Tidak sampai terkena penyakit parah sampai pecah pembuluh darah," kata dokter ahli gizi ini kepada Tribunkaltim.co

Ia menyarankan untuk meminum air dengan suhu ruangan atau air mineral non dingin.

Halaman
123
Penulis: Jino Prayudi Kartono
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved