Izin Tak Diperpanjang, Sebulan Kantor Tanito Harum di Samarinda Sepi

Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kalimantan Timur, mendesak pemerintah segera ambil alih lahan dan menutup tambang PT Tanito Harum di Kukar

Izin Tak Diperpanjang, Sebulan Kantor Tanito Harum di Samarinda Sepi
TribunKaltim.Co/Nalendro Priambodo
Komplek kantor cabang Samarinda, PT Tanito Harum jalan Batubara, Samarinda, Selasa (24/7/2019) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Dua unit mobil  terparkir di depan komplek kantor cabang Samarinda, PT Tanito Harum, Jalan Batu bara, Samarinda, Selasa (24/7/2019). Berjarak 10 meter dua orang sibuk mengangkut beberapa kayu ke dalam truk.

Dua petugas keamanan berseragam biru laut nampak berjaga di portal pos dengan pintu portal besi. Seorang petugas yang enggan disebut namanya mengatakan, sekitar sebulan terakhir aktivitas kantor agak lengang. Ia dipersilahkan memberikan nomor telepon kantor cabang pada Tribunkaltim.co.

"Untuk lebih jelasnya, silahkan hubungi kantor," kata Priyambodo, penjaga lainnya.

Seorang perempuan yang enggan disebut namanya membenarkan, nomor ini adalah nomor resmi kantor cabang Samarinda PT Tanito Harum.

Namun, ia masih belum berani berkomentar seputar kabar kepastian operasional perusahan pertambangan batu bara yang izinnya berakhir sebulan lalu.

"Kalau itu kami ngga berani jawab. Kewenangan di kantor pusat di Jakarta," katanya.

Perempuan itu berujar harus meminta izin dahulu ke pusat terkait permintaan konfirmasi atau memberikan kontak humas pada pewarta. Hingga berita ini ditulis, belum ada balasan dari pihak perusahaan.

Sebelumnya diberitakan,  Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kalimantan Timur, mendesak pemerintah segera ambil alih lahan dan menutup tambang PT Tanito Harum di Kutai Kartanegara.

Nyaris satu bulan, masa izin Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) PT Tanito Harum berakhir.

Setelah dibatalkannya perpanjangan izin selama 20 tahun pada 11 Januari 2019 berdasarkan surat Nomor: 07.K/30/MEM/2019 dengan luasan 34.585 hektar.

Halaman
123
Penulis: Nalendro Priambodo
Editor: Samir Paturusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved