Kapal Cepat BPBD Berau Kalimantan Timur tak Dioperasikan, Lantaran Belum Memiliki Motoris

Berau menjadi salah satu penerimanya dengan pertimbangan sebagian besar wilayah Berau Provinsi Kalimantan Timur, merupakan laut dan pulau.

Kapal Cepat BPBD Berau Kalimantan Timur tak Dioperasikan, Lantaran Belum Memiliki Motoris
TribunKaltim.Co/Geafry Necolsen
Kapal bantuan BNPB pusat ini didatangkan dari Tangerang, sempat dihadang gelombang tinggi dan memerlukan waktu selama 10 hari untuk sampai di Kabupaten Berau. 

“Memang belum beroperasi, karena belum ada motoris (operator)nya, minimal ada dua orang untuk mengoperasikan kapal ini. Target kami, sudah mulai beroperasi bulan Oktober 2019 ini. Tapi kami upayakan bulan Agustus nanti sudah bisa digunakan,” imbuhnya.

Kapal dengan lebar sekitar 2,5 meter dan panjang 6 meter itu dilengkapi dengan peralatan evakuasi, fasilitas air bersih dan sanitasinya.

Untuk navigasi, kapal ini telah dilengkapi dengan Global Positioning System (GPS), kompas, alat komunikasi dan alat keselamatan lainnya.

Kapal ini juga dibekali dengan mesin berkapasitas 2 X 200cc.

Kapal cepat ini nantinya juga akan didukung dengan sejumlah perahu karet.

Dan beberapa kapal kecil untuk mempermudah melakukan pencarian dan evakuasi saat terjadi kecelakaan di wilayah perairan.

Kapal yang didatangkan dari Tangerang ini, membutuhkan waktu sekitar 10 hari sebelum tiba di Kabupaten Berau.

Karena waktu dibawa ke Berau, kondisi cuaca sedang buruk-buruknya.

"Sehingga harus singgah di Pati, Bawean, Batu licin, Semoat bermalam juga di Teluk Sulaiman karena gelombang tinggi, dan 10 hari baru sampai,” tuturnya. 

Subscribe YouTube newsvideo tribunkaltim:

Halaman
123
Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved