Soal Tambahan Anggota Koalisi Indonesia Kerja, PDI Perjuangan Sependapat dengan Manuver 4 Partai

PDI Perjuangan sepakat dengan manuver menolak oposisi yang digaungkan 4 partai pendukung Jokowi-Maruf, tolak anggota baru Koalisi Indonesia Kerja

Soal Tambahan Anggota Koalisi Indonesia Kerja, PDI Perjuangan Sependapat dengan Manuver 4 Partai
(KOMPAS.com/CHRISTOFORUS RISTIANTO)
Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, di kantor DPP Nasdem, Jakarta Pusat, Senin (22/7/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO - Soal Tambahan Anggota Koalisi Indonesia Kerja, PDI Perjuangan Sependapat dengan Manuver 4 Partai.

PDI Perjuangan tampak sepakat dengan manuver menolak oposisi yang digaungkan 4 partai pendukung Jokowi-Maruf, yakni PPP, PKB, Golkar dan NasDem, sepakat menolak tambahan anggota Koalisi Indonesia Kerja.

Ketua DPP PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira menyatakan saat ini tak perlu ada tambahan partai untuk bergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK).

Hal itu dikatakannya karena PDIP menghindari banyaknya partai yang ingin berada di pemerintahan Jokowi jilid II.

Karena menurutnya, jika terlalu banyak partai politik dalam pemerintahan, akan menjadi tidak efektif.

"Saya kira kekuasaan itu kalau terlalu gemuk itu justru menjadi tidak lincah. Ya, kita menghindari terjadinya obesitas kekuasaan.

Sehingga saya rasa dengan koalisi yang ada tentu sudah efektif di pemerintahan ke depan," ucapnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/7/2019).

Selain itu, ia mengatakan pemerintah membutuhkan partai oposisi untuk menjalankan fungsi check and balances.

Dengan demikian, ia menegaskan parpol koalisi pemerintahan sudah sangat cukup dan tak perlu ditambah.

"Dengan koalisi yang ada itu sebenarnya dukungan untuk pemerintah sudah sangat cukup.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved