Tunggu Insentif Terbit, Gaikindo: Pelaku Industri Otomotif Sedang Menyiapkan Model Mobil Listrik

Gaikindo mengaku optimis dengan adanya perpres yang memberikan kesempatan insentif untuk berbisnis Kendaraan Bermotor Listrik.

Tunggu Insentif Terbit, Gaikindo: Pelaku Industri Otomotif Sedang Menyiapkan Model Mobil Listrik
TRIBUN KALTIM/JINO PRAYUDI KARTONO
ILUSTRASI - Mobil listrik Kasuari tiba di kampus Institut Teknologi Kalimantan (ITK) Kota Balikpapan dalam rangkaian kegiatan PLN ITS Explore Indonesia, Selasa (26/2/2019). Kegiatan ini merupakan salah satu tes pengujian mobil tersebut ke beberapa daerah di Indonesia. 

TRIBUNKALTIM.CO - Perpres Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) sudah dinanti-nanti oleh para pelaku industri otomotif dalam negeri .

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengaku optimis dengan adanya perpres yang memberikan kesempatan insentif untuk berbisnis Kendaraan Bermotor Listrik (KBL).

Menurut Jongkie Sugiarto, Ketua I Gaikindo saat ini semua merek tengah melakukan persiapan, model apa saja yang kemungkinan dapat diperkenalkan di dalam negeri.

"Untuk itu perlu dibaca lebih detil lagi, serta menyangkut harmonisasi tarif bakal seperti apa," ujarnya ditemui disela-sela GIIAS 2019, Rabu (24/7/2017).

Yang pasti pemberian insentif nantinya bakal mendorong keberadaan investasi otomotif di Indonesia.

Namun perkara investasi dalam waktu dekat, Jongkie belum dapat membeberkannya karena hal tersebut sangat bergantung pada APM masing-masing.

"Serahkan saja pada pemain (industri otomotif), sebab mobil listrik ini sudah menjadi trend global dan terus berkembang," katanya.

Jongkie berharap agar investasi dapat masuk, mengingat rasio pemakai mobil Indonesia tergolong kecil yakni 87 orang pemilik mobil berbanding 1.000 penduduk negara ini.

Kalau misalnya rasio itu bertambah 1 saja artinya 88 pemilik mobil berbanding 1.000 penduduk Indonesia, maka ada potensi pertambahan kenaikan penjualan mobil sebanyak 250.000 unit.

Soal kemungkinan diberlakukannya local content alias Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) di tahap awal ini, menurut Jongkie arah industri belum dimulai dengan itu.

Halaman
12
Editor: Adhinata Kusuma
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved