Rp 20 M Bukan Hanya untuk Ganti Bangunan dan Keruk Sungai Talang Sari, Ini Penjelasan Bappeda Kaltim

Panjang sungai yang rencananya akan dikeruk dari Gang Nibung hingga Jembatan Baru, diperkirakan sepanjang satu kilometer

Tribunkaltim.co, Purnomo Susanto
Kepala Bappeda Kaltim, Zairin Zain 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Anggaran Rp 20 miliar yang diajukan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim, pada pembahasan APBD-P tahun 2019 mendatang bukan semata-mata untuk penggantian bangunan 21 rumah di bantaran Sungai Talang Sari beserta pengerukannya, melainkan, ada beberapa pekerjaan lainnya yang masuk dalam pembiayaan anggaran tersebut.

Kepala Bappeda Kaltim Zairin Zain mengungkapkan, selain untuk melaksanakan dua item kegiatan tersebut dana Rp 20 miliar tersebut juga akan digunakan untuk pengerukan sendimentasi di Sungai Karang Mumus (SKM) di beberapa titik di Kota Samarinda.

Salah satunya, tambahan biaya pengerukan di Gang Nibung, jalan Dr Soetomo.

“Selain itu, kegiatan pengerukan Sungai Karang Mumus di sisi lainnya juga akan dilakukan dengan menggunakan dana yang kita ajukan tersebut.

Seperti, pengerukan sendimentasi di sekitaran Jembatan Perniagaan, belakang Pasar Segiri Samarinda sampai menuju Jembatan Baru (Depan Hotel JB),” ujar Kepala Bappeda Kaltim Zairin Zain melalui ponselnya, pada Kamis (25/7/2019), pagi.

PEMUKIMAN SKM-Warga mencuci di kawasan belakang Pasar Segiri, dekat  jembatan Gang Tempurung dikawasan Pemukiman Sungai Karang Mumus (SKM)  jalan Hasan Basri Samarinda, Selasa (9/7/2019) Kawasan SKM segera dikeruk Pemkot demi mengurangi dampak banjir. ( TRIBUNKALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO)
PERMUKIMAN SKM-Warga mencuci di kawasan belakang Pasar Segiri, dekat jembatan Gang Tempurung dikawasan Pemukiman Sungai Karang Mumus (SKM) jalan Hasan Basri Samarinda, Selasa (9/7/2019) Kawasan SKM segera dikeruk Pemkot demi mengurangi dampak banjir. ( TRIBUNKALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO) (TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HP)

“Biar tidak salah persepsi, bahwa dana senilai Rp 20 miliar itu bukan hanya digunakan untuk penggantian bangunan di bantaran Sungai Talang Sari dan pengerukan di sungai mati yang ada di situ.

Tapi juga, dana tersebut digunakan untuk pengerukan di beberapa titik di sekitaran Kota Samarinda,” lanjut Kepala Bappeda Kaltim Zairin Zain.

Baca Juga;

Rencana Penambahan Sekolah di Balikpapan Dipastikan Sulit Terealisasi, Abdulloh: Bukan Perkara Mudah

Tahun Depan PPU Dapat Kuota Lagi 4.000 SR Jargas, Warga Mengaku Lebih Murah dan Mudah

Halaman
12
Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved