Pilpres 2019

TKN Dibubarkan, Moeldoko Beri Sinyal Koalisi Plus-plus untuk Dukung Jokowi dan Komposisinya

Seluruh pengurus TKN Jokowi-Ma'ruf akan membuat keputusan secara formal untuk membubarkan tim pendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf dalam Pilpres 2019

TKN Dibubarkan, Moeldoko Beri Sinyal Koalisi Plus-plus untuk Dukung Jokowi dan Komposisinya
Tribunnews.com/ Dennis Destryawan
Konferensi pers dihadiri sejumlah petinggi TKN dan partai koalisi Indonesia kerja di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (19/4/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO - Seluruh pengurus TKN Jokowi-Ma'ruf akan berkumpul dan membuat keputusan secara formal untuk membubarkan tim pendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf dalam Pilpres 2019.

Kabar tentang TKN dibubarkan ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan ( PPP) Arsul Sani.

Menurut dia, TKN akan membentuk wadah lain agar hubungan seluruh partai tetap berjalan dengan baik.

"Nah besok itu baru kemudian kita putuskan, mungkin secara formal TKN itu kita bubarkan. Tapi kita bentuk wadah yang lain," kata Arsul saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/7/2019).

Arsul mengatakan, meskipun TKN dibubarkan, silahturahim seluruh partai politik dan kelompok relawan pendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf akan terus berjalan dalam mengawal pemerintahan Jokowi periode 2019-2024.

"Di TKN itu kan tidak hanya elemen-elemen partai saja, tetapi juga ada kelompok relawan, tentu kami berharap bahwa silahturahim di antara seluruh elemen yang mendukung Pak Jokowi itu bisa tetap berjalan mengawal pemerintah beliau bersama Pak Kyai Ma'ruf Amin," ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Moeldoko memastikan, TKN akan dibubarkan secara resmi pada Jumat (26/7/2019).

"Kami akan membuat acara pembubaran TKN," ujar Moeldoko saat dijumpai di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Kamis (25/7/2019).

Acara pembubaran TKN itu, lanjut Moeldoko, sudah dipercayakan kepada sekretaris jenderal masing-masing partai politik.

"Mungkin sekjen-sekjen sekarang akan membicarakan, apa kira-kira yang akan digelar nanti," ujar mantan Panglima TNI tersebut.

Halaman
1234
Editor: Doan Pardede
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved