Berita Pemkab Kutai Barat
Untung Surapati, Mantan Ketua KNPI Kubar Dilantik Jadi Direktur PDAM Tirta Sendawar
Untung Surapati sebelumnya Ketua KONI Kubar, dan sudah sering terjun di berbagai kepengurusan organisasi baik kepemudaan maupun keagamaan di Kubar.
SENDAWAR - Untung Surapati resmi menjabat Direktur Perusahaan Air Minum (PDAM) Tirta Sendawar, Kabupaten Kutai Barat periode 2019 -2023.
Acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin Bupati Kubar FX Yapan di hadapan pejabat Kubar dan rohaniawan bertempat di Ruang Diklat Lantai 3 Kantor Bupati Kubar, Rabu (24/7/2019).
Untung Surapati sebelumnya menjabat Ketua KONI Kubar, dan sudah sering terjun di berbagai kepengurusan organisasi baik kepemudaan maupun keagamaan di Kubar.
Tampak hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Edyanto Arkan, Sekda Yacob Tullur, Asisten III Asrani, dan sejumlah Kepala Dinas, Kepala Bagian, Kepala Bidang, dan Kepala Seksi di Lingkungan Pemkab Kubar dan karyawan PDAM Tirta Sendawar.
Bupati Kubar FX Yapan dalam arahannya menekankan PDAM diharapkan mampu menjadi poros perubahan akan perbaikan pelayanan di masyarakat akan kebutuhan dan pemenuhan air bersih.
Keberadaan PDAM Tirta Sendawar yang memiliki peranan sangat vital dalam pemenuhan kebutuhan air bersih di masyarakat tentu saja mengharuskan PDAM harus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaiknya.
"PDAM juga memberi dampak signifikan terhadap upaya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Menyadari akan vitalnya peranan PDAM maka tentu saja hal ini harus didukung dengan keberadaan organisasi yang handal yang dipimpin orang yang berkualitas dan profesional. Oleh karena itu amanah yang melekat di pundak saudara kiranya dapat menjadikan saudara untuk lebih mumpuni dan berkualitas," ujarnya.
Menurut Yapan berdasarkan data yang ada bahwa ada 13 Cabang PDAM yang sudah beroperasi dan ada 4 cabang belum beroperasi yaitu Muara Lawa, Siluq Ngurai, Manaar Bulant dan Besiq.
"Saya mengharapkan kinerja PDAM terus ditingkatkan dengan berupaya untuk melihat kebutuhan sehingga pasokan air bersih dapat menjangkau 190 kampung dan 4 kelurahan, terkait permasalahan administrasi pembayaran air juga terkadang banyak dikeluhkan masyarakat.
Saya harap unsur manajemen dapat lebih peka dan peduli membenahi dan mengevaluasi kembali apa-apa saja yang menjadi kendala dalam sistem sehingga segala permasalahan dapat segera teratasi dengan baik," tambahnya.
Perbaikan kinerja petugas di lapangan juga menjadi perhatian kita bersama. Bupati yakin dengan kerjasama dan kerja keras yang dilakukan akan memajukan PDAM khususnya dalam rangka pemenuhan pelayanan publik yang vital. (hms36)