Berita Pemprov Kalimantan Utara

40 Pelajar SMA-SMK Pilihan Menjadi Tim Paskibraka, 1 Agustus Masuk Karantina

Mereka terdiri 9 pelajar Tarakan, 7 pelajar Nunukan, 5 pelajar Tana Tidung, 8 pelajar Malinau, dan 11 pelajar Bulungan

40 Pelajar SMA-SMK Pilihan Menjadi Tim Paskibraka, 1 Agustus Masuk Karantina
HUMASPROV KALTARA
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltara Haerumuddin 

TANJUNG SELOR - 40 pelajar hasil seleksi pasukan pengibar bendera dari sejumlah SMA dan SMK di Kalimantan Utara ditahbiskan menjadi pasukan pengibar bendara pusaka (Paskibraka) untuk peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi Kaltara.

Mereka terdiri 9 pelajar Tarakan, 7 pelajar Nunukan, 5 pelajar Tana Tidung, 8 pelajar Malinau, dan 11 pelajar Bulungan. Ini disampaikan kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltara Haerumuddin.

Untuk kesiapan pelaksanaan puncak peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus mendatang, mereka akan menjalani pemusatan latihan mulai 1 Agustus nanti.

“40 anggota Paskibraka tersebut telah melalui seleksi di tingkat kabupaten/kota di Kaltara oleh tim seleksi yang terdiri dari perwakilan Kodim, Polres setempat, Brigif, Denpom, PPI (Purna Paskibraka Indonesia), dan Dispora,” jelas Haerumuddin.

Pemusatan pelatihan dilakukan di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan. Tepatnya, di Lapangan Agatish. Tim pelatihnya berasal dari perwakilan Kodim, Polres, Denpom, Brigif dan PPI.

“Mereka akan digembleng lebih intensif lagi. Mulai dari perkenalan, kegiatan fisik, teknik baris berbaris, teknik melipat bendera, teknik membawa baki, teknik tarikan penaikan bendera hingga latihan gabungan. Juga ada materi etika dan tradisi Paskibraka,” tutur Haerumuddin.

Durasi pelatihan selama 18 hari. Dimana, pada 29 Juli nanti, ke-40 Paskibraka tersebut sudah mulai melakukan registrasi.

“Untuk kesiapan pelatihan sendiri, sudah siap seluruhnya. Baik baju pelatihan hingga seragam Paskibraka untuk pelaksanaan puncak peringatan HUT RI nanti. Termasuk akomodasi dan konsumsi selama pelatihan, akan ditanggung Pemprov Kaltara,” jelas Haerumuddin.

Diingatkan Haerumuddin, secara psikologis, pemusatan pelatihan ini tak sekedar mempersiapkan diri para Paskibraka tersebut. Tapi juga untuk mempersiapkan mereka menjadi pemuda yang andal dan berkemampuan tinggi dalam kebersamaan yang kompak.

“Kami berharap para Paskibraka ini dapat menjalani dan mengikuti pelatihan lebih disiplin lagi. Utamanya, dalam menggali materi dari pelatih maupun pembimbing selama karantina hingga pelaksanaannya nanti,” tutup Haerumuddin.(humas)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved