Pemilu 2019

Caleg Digugat ke MK Karena Foto Terlalu Cantik, Saksi Ahli Sebut Ada Manipulas, Tak Sesuai Aslinya

Calon Anggota DPD Provinsi NTB 2019 -2024, Farouq Muhammad mempersoalkan masalah editan foto saingannya, Evi Apita Maya, di kertas suara.

Caleg Digugat ke MK Karena Foto Terlalu Cantik, Saksi Ahli Sebut Ada Manipulas, Tak Sesuai Aslinya
Capture Youtube /Kolase Tribunnews.com
Evi Apita Maya 

TRIBUNKALTIM.CO - Mahkamah Konstitusi (MK) menyidangkan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Anggota DPD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Kamis (25/7/2019).

Sidang Panel 3 dipimpin Hakim Konstitusi I Dewa Gede Palguna dengan didampingi Hakim Konstitusi Suhartoyo dan Wahiduddin Adams itu, beragenda mendengar keterangan saksi dan ahli dari Pemohon dan Pihak Terkait, serta saksi Termohon.

Untuk diketahui, Calon Anggota DPD Provinsi NTB 2019 -2024, Farouq Muhammad, di perkara Nomor 03-18/PHPU-DPD/XVII/2019 mempersoalkan masalah editan foto saingannya, Evi Apita Maya, di kertas suara.

Priyadi Sufianto, ahli yang dihadirkan pemohon, menyebutkan di fotografi ada tiga kacamata untuk memandang sebuah foto.

Pertama, secara jurnalistik yang bersifat obyektif.

Kedua, secara komersial yang bisa obyektif maupun subyektif.

Ketiga, seni foto bersifat subyektif.

Adapun pengubahan foto dalam dunia fotografi terdiri dari dua yakni edit dan retouch.

“Kedua hal ini diperbolehkan. Yang tidak boleh adalah manipulasi foto,” kata dia, seperti dilansir laman MK, Kamis (25/7/2019).

Melihat foto Pihak Terkait, yaituEvi Apita Maya, kata dia, ini termasuk manipulasi.

Halaman
1234
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved