Smartphone

Nasib Ponsel Indonesia Versus Pemain Asing, Advan Mulai Tergeser Pabrikan Smartphone China

PR Manager Advan Mohamad Ilham Pratama menjelaskan bahwa pihaknya akan merilis paling tidak 8 produk smartphone dan tablet di 2019.

Nasib Ponsel Indonesia Versus Pemain Asing, Advan Mulai Tergeser Pabrikan Smartphone China
Kompas.com
Ponsel lokal Indonesia merek Advan. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Di tengah gempuran vendor smartphone asing di segmen mid-range dan low-end, ada satu vendor smartphone lokal yang bertengger di 5 besar merek smartphone teratas di Indonesia, yaitu Advan.

Merek lokal asli Indonesia ini pernah berada di peringkat 3 di tahun 2017.

Namun, posisinya terus digeser oleh pabrikan smartphone China, seperti Xaomi, Oppo, dan Vivo hingga kini berada di urutan kelima.

Advan sendiri mengatakan akan terus ikut bersaing dengan para vendor asing di pasaran smartphone Indonesia.

PR Manager Advan Mohamad Ilham Pratama menjelaskan bahwa pihaknya akan merilis paling tidak 8 produk smartphone dan tablet di 2019.

“Strategi lainnya, kami menguatkan kemitraan dan mengembangkan layanan purna jual. Sejauh ini sudah ada 65 service center yang tersebar mulai dari Aceh hingga Papua,” katanya.

Manajemen Advan memperkenalkan produk terbarunya Advan Barca Tab Pro 7, di Balikpapan beberapa waktu lalu.
Manajemen Advan memperkenalkan produk terbarunya Advan Barca Tab Pro 7, di Balikpapan beberapa waktu lalu. (Dok Tribunkaltim.co)

Namun, batu sandungan bagi vendor lokal mungkin terletak pada aspek lain. Analis Risky Febrian dari IDC mengatakan pemain asal Indonesia seperti Advan terdesak oleh taktik pemasaran “jor-joran” yang dilakukan oleh para pabrikan asing.

"Sumber permasalahannya dari vendor lokal itu kebanyakan dari sisi budget," kata Rizky.

"Jadi, mereka kesulitan mempromosikan produknya, brand awareness pun kecil dari sisi konsumen," imbuhnya.

Risky melanjutkan, vendor lokal sebenarnya mampu bersaing jika bertarung di ranah spesifikasi smartphone yang mereka tawarkan.

Halaman
12
Editor: Budi Susilo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved