Pilkada 2020

Begini Respon Wali Kota Balikpapan Ditanya Peluang Istrinya Maju di Pilkada 2020

Faktanya warga Balikpapan menunggu calon suksesor Rizal Effendi, sosok wali kota yang dipercaya masyarakat memimpin kota ini selama 10 tahun.

Begini Respon Wali Kota Balikpapan Ditanya Peluang Istrinya Maju di Pilkada 2020
Dok Tribunkaltim
Walikota Balikpapan Rizal Effendi 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Nama istri Wali Kota Balikpapan, Arita Rizal Effendi digadang-gadang bakal meramaikan bursa calon kepala daerah pada Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2020 serentak.

Beberapa pihak menyebut Arita sebagai sosok suksesor yang pas menggantikan Rizal Effendi, melanjutkan pembangunan Balikpapan dari tangan suaminya yang telah 2 periode menjabat sebagai wali kota.

Saat ditanya langsung soal isu istrinya maju pada Pemilukada 2020, Rizal Effendi tampak malu-malu. Wali Kota berkacamata ini melempar tawa ke arah awak media.

"Ibu? ya istriku (sambil tertawa). Ya, sejauh ini ibu gak menyatakan iya atau tidak," tuturnya.

Gelar Pilkada 2020, KPU Kukar Usulkan Anggaran Rp 70 Miliar

Bila Arita berkehendak maju dalam kontestasi politik, apakah Rizal merestui? Pertanyaan tersebut dijawab Rizal dengan ketidaktahuan. "Belum tahu saya," ucapnya.

Faktanya warga Balikpapan menunggu calon suksesor Rizal Effendi, sosok wali kota yang dipercaya masyarakat memimpin kota ini selama 10 tahun.

"Semua suksesor, nanti kita lihatlah. Memang sebaiknya dari aku penggantinya. Kalau lebih jelek rugi," ujarnya. Saat ditanya kembali apakah istriny pas, sebagai suksesor Balikpapan di masa depan? Rizal menjawab, "Dia pas di sisiku,"

Dipertegas Rizal, ia bakal mendukung apabila keinginan maju didengar langsung dari istrinya, bukan dari orang lain.

Walikota Balikpapan Rizal Effendi Berencana Adakan Angkutan Kota untuk Masyarakat Disabilitas

"Soal dukungan tergantung yang bersangkutan. kecuali yang bersangkutan bilang (ya). Dia Menyikapi dukungan, ya, ketawa saja. Belum pernah ada dibahas serius," bebernya.

Rizal yang juga merupakan Ketua DPD Partai Nasdem Balikpapan, menyebut seluruh partai politik dalam kondisi mengelus situasi jelang tahapan Pilkada 2020.

Melakukan kalkulasi politik untuk melakukan langkah dan strategi masing-masing.

Pemilihan calon yang bakal diusung tentunya berdasarkan survey, yang nantinya dipaparkan ke DPP Nasdem. Nasdem yang mengantongi 3 kursi di DPRD, harus mencari partner politik bila ingin mengusung figurnya.

Pilkada 2020, KPU Ajukan Rp 55 Miliar ke Pemkot Balikpapan, Thoha Berharap Tidak Banyak Koreksi

"Samalah dengan partai lain, yang jadi ukuran DPP pasti hasil survey. Nasdem tak bisa usung calon sendiri. Kalau mau calon wali kota cari partner, (setidaknya) 6 kursi," ungkapnya.

"Kalau nasdem yang terbuka sudah ada, Pak Basir," tambahnya. (bie)

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved